SEMARANG, Berita Merdeka Online – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-11 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dimanfaatkan oleh DPD PSI Kota Semarang sebagai momentum memperkuat soliditas dan menegaskan kembali arah perjuangan sesuai visi baru yang tengah digelorakan Dewan Pimpinan Pusat.

Kegiatan yang digelar di Hotel Quest Semarang pada Minggu malam (23/11/2025) tersebut dihadiri pengurus DPD, ketua DPC dari seluruh kecamatan, serta para kader.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sejak awal acara, di mana para kader tidak hanya merayakan ulang tahun partai, tetapi juga berdiskusi dan mengevaluasi perjalanan PSI selama sebelas tahun terakhir.

Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantiyo, menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi partai ke depan semakin kompleks seiring dinamika politik nasional yang bergerak cepat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang hadir dan menekankan pentingnya kerja kolektif untuk menjaga soliditas organisasi di semua tingkatan.

Menurut Bangkit, persepsi publik terhadap PSI sebagai partai yang dekat dengan Presiden Joko Widodo turut memberi warna terhadap citra partai.

Situasi itu, katanya, harus dijawab dengan strategi komunikasi yang lebih rapi dan penguatan basis kader serta relawan.

Ia juga menegaskan kesiapan DPD untuk menggelar Rakerda sebagai langkah memperkuat koordinasi dan penyamaan arah kerja politik di Kota Semarang.

Bangkit mengingatkan bahwa struktur organisasi hanya akan berjalan efektif apabila aliran informasi dari DPD dapat diteruskan ke seluruh kader hingga tingkat ranting.

Ia meminta para ketua DPC dan ranting benar-benar menjalankan fungsi koordinasi agar komunikasi internal tidak lagi tersendat seperti yang pernah terjadi di masa lalu.

Dalam sambutannya, Bangkit menegaskan kembali komitmennya mengutamakan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ia mencontohkan bagaimana dirinya tidak mengambil langkah politik apa pun pada periode sebelumnya sebagai bentuk loyalitas terhadap organisasi.

“PSI harus ditempatkan sebagai prioritas tertinggi. Tidak ada yang boleh berdiri lebih tinggi dari organisasi,” ujarnya.

Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantiyo saat memberikan sambutan dalam perayaan HUT PSI ke-11

Ia kemudian mengajak seluruh ketua di tingkat DPC hingga ranting untuk menjaga arah gerak partai agar lebih terukur dan berpihak pada perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, usia 11 tahun PSI harus menjadi momentum untuk memantapkan strategi dan memperkuat kebersamaan antarstruktur.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Jawa Tengah dari PSI, Muhammad Farchan, turut memberikan pandangan strategis mengenai penguatan internal partai.

Ia menjelaskan bahwa PSI tengah mengusung pembaruan identitas, termasuk dalam pola penyapaan dan pendekatan kultural di tiap daerah, yang bertujuan memperluas kedekatan dengan masyarakat.

Farchan menilai ulang tahun ke-11 ini sebagai titik refleksi untuk memperbaiki konsistensi kerja organisasi.

Ia menyinggung bahwa beberapa kendala seperti menurunnya kedisiplinan dan fluktuasi semangat kolektif turut memengaruhi daya saing PSI di tengah ketatnya kompetisi politik nasional.

Karena itu, peningkatan komitmen bersama sangat dibutuhkan agar PSI kembali bangkit sesuai motto Udayaḥ Navaśaktiḥ.

Ia juga menyoroti bahwa Jawa Tengah memiliki potensi pertumbuhan signifikan, terlihat dari peningkatan dukungan di Kota Semarang dan Solo.

Untuk mempertahankan momentum tersebut, struktur partai di semua level harus lebih aktif membangun komunikasi dan memperkuat jaringan di akar rumput.

“Gerakan komunitas adalah instrumen penting untuk membuat PSI hadir di tengah masyarakat secara nyata,” kata Farchan.

Perayaan HUT ke-11 PSI di Kota Semarang ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan baru, memperkokoh konsolidasi internal dan menjadikan PSI semakin siap bersaing sebagai kekuatan politik yang progresif dan relevan.

 

Editor: Mualim