Aceh Barat, Berita Merdeka Online — Sambal 44 macam on kayee adalah salah satu sajian berbuka puasa yang kurang digemari oleh generasi muda saat ini karena minimnya upaya orang dewasa memperkenalkan jenis makanan khas indatu ini.

Jenis sambal tradisional yang banyak ditemukan dan diperjual belikan di pasar Aceh Barat ini mampu memberikan manfaat bagi menjaga kesehatan tubuh di bulan suci ramadhan.

Jenis sambal khas seperti ini sudah sangat jarang diperkenalkan kepada generasi penerus terutama anak-anak seusia 10 tahun keatas.

Menurut Kepala lingkungan empat, Kuta Asan gampong Ujong Kalak M. Syah bahwa aktivitas berbuka puasa bersama di Meunasah Albayan dari tahun ketahun di rasa perlu memperkenalkan kembali kepada generasi milenial jenis berbuka puasa dengan model menu orisinal keacehan dan unik seperti “sambai peut peutploh peut macam on kayee”. ( Sambal terbuat dari 44 jenis daun pepohonan)

Menurut cerita dari beberapa sumber bahwa sambal tradisional ini sangat berkhasiat bagi tubuh manusia dan dipercayakan dapat mencegah berbagai jenis penyakit yang menggerogoti seperti darah manis, tolak angin, demam dan lain-lain.

Disamping sambal tersebut dapat memberikan obat dan manfaat ternyata ramuan dedaunan tersebut menginspirasikan betapa hebatnya orang dulu memanfaatkan momentum dan suasana lingkungan di masanya juga bernilai ekonomis bagi generasi penerus bangsa dewasa ini.

Meskipun harganya dipasaran kurang menjanjikan namun semangat nyak-nyak tetap komit dan konsisten menjalankan usaha bisnis menjaja sambal tersebut untuk menyambung hidup.

Tgk Meunasah Albayan juga berharap sejatinya sambal khas Aceh tersebut dapat dijadikan menu makanan khas Aceh Barat dan dia berharap jenis makanan ini mampu menambah khazanah kebudayaan daerah setempat. (Almanudar)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.