Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Satgas Pam Puter Enggano) Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar Enggano melakukan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu di Pulau Terluar Enggano, Bengkulu Utara.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danton Satgas, Letda Inf Julian, bersama beberapa personel, di tempat penugasan. Mereka tidak hanya melaksanakan kegiatan kerja bakti, tetapi juga membagikan sembako di rumah seorang nenek yang saat ini hidup sebatang kara di Pulau Enggano.

“Dalam suasana bulan suci Ramadhan 1445 H pada 27 Maret 2024, kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk mendekatkan prajurit Satgas Pam Puter Enggano dengan masyarakat,” ungkap Danton Satgas.

Salah satu fokus kegiatan adalah memberikan perhatian khusus kepada seorang warga pulau, yakni Rokaya, seorang nenek yang sudah berusia lanjut dan tidak memiliki keluarga (Sebatang Kara) di pulau terluar Enggano, Bengkulu Utara.

Nenek Rokaya diketahui sebagai seorang janda yang hidup sebatang kara dan tidak memiliki anak. Saat ini, usianya sudah mencapai 80 tahun dan telah ditinggalkan oleh suaminya untuk selama-lamanya,” jelas Julian, pada Kamis (28/03/2024).

“Ini adalah wujud nyata kepedulian kami, Satgas Pam Puter Enggano, terhadap masyarakat, terutama yang sudah berusia lanjut. Kami turun untuk melaksanakan kerja bakti dan berbagi kebahagiaan dengan memberikan sembako kepada warga kurang mampu di kepulauan,” tambahnya.

Sebelum memberikan sembako, Satgas juga melakukan pembersihan dan perapian pekarangan di luar rumah Nenek Rokaya agar tetap bersih, rapi, dan terpelihara. Perhatian terhadap Nenek Rokaya akan dilakukan secara rutin mengingat beliau tidak memiliki sanak saudara yang dapat merawatnya langsung di rumahnya,” tutupnya. (yapp)

Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Satgas Pam Puter Enggano) Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar Enggano melakukan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu di Pulau Terluar Enggano, Bengkulu Utara.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danton Satgas, Letda Inf Julian, bersama beberapa personel, di tempat penugasan. Mereka tidak hanya melaksanakan kegiatan kerja bakti, tetapi juga membagikan sembako di rumah seorang nenek yang saat ini hidup sebatang kara di Pulau Enggano.

“Dalam suasana bulan suci Ramadhan 1445 H pada 27 Maret 2024, kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk mendekatkan prajurit Satgas Pam Puter Enggano dengan masyarakat,” ungkap Danton Satgas.

Salah satu fokus kegiatan adalah memberikan perhatian khusus kepada seorang warga pulau, yakni Rokaya, seorang nenek yang sudah berusia lanjut dan tidak memiliki keluarga (Sebatang Kara) di pulau terluar Enggano, Bengkulu Utara.

Nenek Rokaya diketahui sebagai seorang janda yang hidup sebatang kara dan tidak memiliki anak. Saat ini, usianya sudah mencapai 80 tahun dan telah ditinggalkan oleh suaminya untuk selama-lamanya,” jelas Julian, pada Kamis (28/03/2024).

“Ini adalah wujud nyata kepedulian kami, Satgas Pam Puter Enggano, terhadap masyarakat, terutama yang sudah berusia lanjut. Kami turun untuk melaksanakan kerja bakti dan berbagi kebahagiaan dengan memberikan sembako kepada warga kurang mampu di kepulauan,” tambahnya.

Sebelum memberikan sembako, Satgas juga melakukan pembersihan dan perapian pekarangan di luar rumah Nenek Rokaya agar tetap bersih, rapi, dan terpelihara. Perhatian terhadap Nenek Rokaya akan dilakukan secara rutin mengingat beliau tidak memiliki sanak saudara yang dapat merawatnya langsung di rumahnya,” tutupnya. (yapp)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.