Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menilai tantangan pembangunan kesehatan ke depan semakin kompleks. Karena itu, ia mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, dunia usaha, dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Herwan saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda ke-50 Poltekkes Kemenkes Bengkulu Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Kamis (8/10).
Menurut Herwan, pembangunan kesehatan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi atau satu sektor saja. Keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk menjawab tantangan kesehatan yang terus berkembang.
“Pembangunan kesehatan bukanlah tanggung jawab satu institusi atau satu sektor saja. Karena itu, sinergi dan kolaborasi seluruh pihak perlu terus diperkuat,” kata Herwan.
Ia mengatakan, peringatan 50 tahun perjalanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu menjadi momentum penting bagi institusi tersebut untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
“Wisuda ke-50 ini merupakan momentum yang sangat istimewa. Setengah abad perjalanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu dalam menghasilkan lulusan tentu bukan waktu yang singkat. Perjalanan panjang ini telah diisi dengan berbagai pengabdian, prestasi, inovasi, serta kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia di bidang kesehatan,” ujarnya.
Herwan berharap Poltekkes Kemenkes Bengkulu terus melahirkan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi, profesionalisme, integritas, dan kemampuan berinovasi. Menurutnya, lulusan juga perlu memiliki kesiapan untuk berkontribusi di tengah kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin dinamis.
Ia juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti mengembangkan kemampuan setelah menyelesaikan pendidikan. Kompetensi akademik dan profesional, kata Herwan, perlu disertai kepedulian terhadap masyarakat.
“Semoga para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, serta semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu Linda, SST., M.Kes., mengatakan wisuda bukan merupakan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal bagi lulusan untuk menjalankan tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.
“Wisuda bukan akhir perjalanan, wisuda adalah awal dari tanggung jawab yang besar,” ujar Linda.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan