Aceh Timur – Subki (43)warga desa damar tutong kecamatan peureulak kabupaten Aceh Timur, Aceh yang mengadu nasib sejak 1996 silan bekerja menjual pakaian di wamewa jaya wijaya papua terpaksa minggat pulang ke Aceh pasal nya menurut subki kondisi wamena yang tidak kondusif sekeluarga harus meninggalkan wamena Akibat kericuhan disana, Subqi terpaksa memilih pulang ke Aceh Timur bersama keluarganya.
Dari kisahnya, Ia bersama keluarga di bantu evakuasi oleh salahsatu teman dekat dari jajaran TNI asal Aceh yang bertugas disana. “Karena suasana tidak kondusif lagi, saya langsung pulang naik pesawat Hercules yang dibantu oleh teman saya dari TNI. Semua barang dan harta yang kami punya masih tinggal disana. Kami tidak berani kembali lagi kerumah
Ketika mendengar kabar ada warga aceh timur yang pulang dari wamena Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Elfiandi, SP.1, Camat Peureulak Nasri, Kabag Humas Dan Protokol Setdakab Aceh Timur, Nauli, S.STP.M.AP, Menyakurkan sembako untuk Keluarga Subki, warga Aceh Timur yang menjadi korban dari dampak kerusuhan di Wamena, Provinsi Papua.
Menurut Subqi bersama keluarganya mengaku tinggal jalan Safri Darwin. RT 003 desa Wamena Kota, kecamatan Wamena kabupaten Jaya Wijaya, Provinsi Papua. “ Kami sudah memiliki KTP dan berdomisili disana. konflik ini membuat kegaduhan ditengah para pendatang disana, sehingga kami harus keluar dari konflik itu untuk menyelamatkan nyawa, karena situasi mencekam tambah Subqi(Mr)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan