BREBES, Berita Merdeka Online – Ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat di wilayah Brebes Selatan memadati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bumiayu, Minggu (8/2/2026), mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD) yang dirangkai dengan jalan sehat dan senam massal.

Kegiatan tersebut digelar oleh Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Brebes (KPPKB) dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Peserta jalan sehat memulai rute dari Lapangan Muncang, Desa Jatisawit, dan berakhir di RTH Bumiayu.

Kegiatan secara resmi dilepas oleh Ketua KPPKB Imam Santoso bersama Dr. Agung Prihatna, S.Sos., M.Kesos., serta unsur Forkopincam Kecamatan Bumiayu.

Selain mengajak masyarakat berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan dan hadiah menarik.

Ribuan kupon gratis dibagikan kepada peserta dengan hadiah utama satu unit sepeda motor, serta puluhan door prize lainnya, seperti mesin cuci, sepeda gunung, televisi, kompor gas, dispenser, kipas angin, rice cooker, magic com, blender, setrika, hingga peralatan memasak modern.

Pengundian door prize berlangsung meriah dan diwarnai momen unik dan menarik saat pengundian hadiah sepeda gunung.

Pasalnya, terdapat dua peserta yang memiliki nomor kupon yang sama, masing-masing berasal dari warga Bantarkawung dan warga Perumahan Palem, Paguyangan.

Setelah dilakukan musyawarah dan disaksikan langsung oleh panitia, kedua peserta tersebut sepakat bahwa hadiah sepeda gunung tersebut menjadi milik bersama, dengan ketentuan pembagian selanjutnya diserahkan sepenuhnya berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Sementara itu, hadiah utama berupa satu unit sepeda motor berhasil diraih oleh Haerunnisa, warga Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, yang disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari ribuan peserta yang hadir.

Ketua Panitia sekaligus Ketua KPPKB, Imam Santoso, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya para donatur dan relawan.

“Kami sangat bersyukur atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga Brebes Selatan,” ujar Imam Santoso.

Dalam kesempatan tersebut, Imam juga menegaskan bahwa perjuangan pemekaran Kabupaten Brebes Selatan membutuhkan komitmen, keikhlasan, serta prinsip yang kuat dari seluruh elemen masyarakat.

“Perjuangan besar ini harus terarah, berjalan lurus, sistematis, dan sesuai dengan aturan hukum serta tahapan regulasi yang berlaku, dengan tetap mengedepankan kepentingan bersama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa hingga saat ini wilayah Brebes Selatan masih menjadi bagian dari Kabupaten Brebes. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap menjaga kondusivitas dan mendukung seluruh program pembangunan Pemerintah Kabupaten Brebes.

Sementara itu, Dr. Agung Prihatna mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan CFD yang dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya langkah nyata menuju gaya hidup sehat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua KONI Kabupaten Brebes, Abdul Aris Assad, yang akrab disapa Bung Hada. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator bahwa kegiatan telah dipersiapkan secara matang dan terukur oleh panitia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPPKB Imam Santoso juga menyerahkan dokumen hasil kajian akademik dari Universitas Diponegoro (Undip) terkait studi kelayakan Brebes Selatan menjadi sebuah kabupaten kepada perwakilan enam kecamatan, yakni Tonjong, Sirampog, Bumiayu, Paguyangan, Bantarkawung, dan Salem.

Rangkaian kegiatan CFD tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa penyerahan bantuan kepada 38 warga terdampak bencana dari wilayah Kalierang dan Dukuhturi. Bantuan tersebut berasal dari H. Nur Soleh, pengusaha kuliner sate asal Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, yang dikenal luas berkat kualitas produk satenya.

Melalui kegiatan ini, KPPKB berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat Brebes Selatan terus meningkat, seiring dengan upaya mendorong pembangunan dan kesejahteraan daerah. (Wawan Bambang AK)