SEMARANG, Berita Merdeka Online – Pemerintah Kota Semarang, bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, telah merancang strategi baru dalam penanganan banjir dan dampaknya.
Suwarto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, mengungkapkan bahwa pompa-pompa telah dioptimalkan untuk mengatasi banjir. Setelah banjir surut, fokus akan dialihkan ke pembersihan saluran-saluran dari sampah dan eceng gondok yang menghambat kerja pompa.
“Pembersihan lingkungan telah dilakukan selama tiga hari terakhir di semua wilayah, dan kami mendorong partisipasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.
Harya Muldianto, Kepala BBWS Pemali Juana, menjelaskan bahwa setelah banjir mereda, BBWS akan melakukan normalisasi drainase dan meningkatkan kapasitas pompa-pompa.
“Normalisasi saluran di Sungai Plumbon dan Sungai Tenggang akan dilakukan untuk mengatasi masalah banjir secara lebih permanen,” katanya.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pengoptimalan pompa-pompa dan normalisasi drainase sebagai strategi utama dalam penanganan banjir.



Tinggalkan Balasan