Purwakarta, BMonline – Setelah PSBB parsial , Pemkab Purwakarta memutuskan untuk menerapkan PSBB Komunal yang ruang lingkupnya lebih kecil, yaitu tingkat Desa atau Kelurahan.
PSBB Komunal diterapkan di 9 kelurahan dan 1 Desa di Kecamatan Purwakarta Kota, sembilan kelurahan itu yakni Kelurahan Nagri Kaler, Nagri Tengah, Nagri Kidul, Cipaisan, Purwamekar, Munjul Jaya, Ciseureuh, Tegal Munjul, serta Sindangkasih. Sementara 1 desa yang memberlakukan PSBB yakni Desa Citalang.
Pantauan Jurnalis BM online di hari ke-lima penerapan PSBB Komunal nampak hadir di Posko Jaga Abah Ade yang merupakan Ketua Rw 02 Kelurahan Nagri Kaler sekaligus ketua Posko jaga PSBB komunal.
Menurutnya, Salah satu yang ditekankan dalam kebijakan ini adalah pembatasan lalu lintas keluar masuk lingkungan dengan mengadakan penjagaan di pintu masuk atau keluar Wilayah Lingkungan warga RW 02. Kata Bah Ade Kepada Jurnalis BM Online. Sabtu (30/05/2020). Di pos jaga PSBB Komunal RW 02
Lanjut Ade, sementara di Kelurahan Nagri Kaler sendiri ada 12 RW, dan setiap RW di sediakan 1 Posko Jaga tapi di tempat lainnya ada juga yang 2 Posko Jaga dalam satu RW.
” Kelurahan Nagri Kaler khususnya di RW 02 disediakan Posko Jaga untuk pengecekan Keluar masuk ke Lingkungan Wilayah RW 02, di ketahui jalan tersebut juga tembus kejantung kota, makanya di Posko Jaga di pasang palang pintu. Ujar Abah Ade yang juga Ketua PSBB Komunal Rw 02.
Posko itu sendiri sambung Bah Ade, selain untuk membatasi keluar masuk, juga untuk proses pendataan guna mengetahui siapa saja yang masuk atau keluar
Wilayah Lingkungan RW 02. Setiap memasuki Wilayah Ligkungan RW 02 diwajibkan memakai masker dan pengecekan suhu. Katanya
” Selain penerapan PSBB Komunal dengan di buatnya Posko jaga, Wilayah kami juga sering melakukan penyemprotan selama 1 bulan tiga kali Penyemrpotan dengan menggunakan mobil bak terbuka, sementara untuk penyemprotan biasa dengan alat semprot lebih sering lagi kita lakukan. Ujar Bah Ade.
Ade berharap warga di lingkungan Rw 02 terhindar dari wabah Covid-19, dan selalu mematuhi anjuran pemerintah, dengan ihklas kami tetap menjalankan tugas ini, dari awalpun kami terus berjuang dan saat ini kami mendapatkan hasil bagus.
“Alhamdulillah hasilnya cukup bagus, sehingga di Wilayah lingkungan kami tidak ada yang terkena ODP, PDP, OTG maupun positive Covid-19, Itu semua selain pengurus, juga warga dilingkungan Wilayah kami yang disiplin melakukan Physical dan Social Distancing yang di anjurkan Pemerintah”. Harapnya
Ikut terlibat di Posko jaga diantaranya RT, Relawan, Dishub 2 personil , Satpol PP 2 personil dan Linmas 1 personil, kita lakukan penjagaan di posko jaga 1×24 jam dengan sistim gilir jaga. Pungkasnya.
Reporter : Sep
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan