Aceh Singkil, Beritamerdekaonline.com — Tokoh masyarakat Desa Ladang Bisik, Kecamatan Kota Baharu, Kabupaten Aceh Singkil, angkat bicara menanggapi munculnya sejumlah narasi negatif pasca Pemilihan Keuchik Serentak (Pilchiksung) yang kembali dimenangkan oleh keuchik petahana. Mereka menilai isu-isu tersebut tidak berdasar dan tidak mencerminkan suara mayoritas masyarakat desa.

Pelaksanaan Pilchiksung Desa Ladang Bisik yang digelar pada Sabtu (20/12/2025) berlangsung aman, damai, dan tertib, dengan tingkat partisipasi pemilih mencapai sekitar 75 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT). Tingginya kehadiran warga dinilai sebagai indikator kuatnya kesadaran demokrasi masyarakat setempat.

Sejak tahapan pemungutan suara hingga penghitungan suara, seluruh rangkaian Pilchiksung berjalan kondusif. Hal ini tidak terlepas dari peran panitia pemilihan, aparatur pemerintahan desa, tokoh masyarakat, serta dukungan aktif warga Desa Ladang Bisik.

Tokoh masyarakat Desa Ladang Bisik memberikan pernyataan usai Pilchiksung 2025
Tokoh masyarakat Desa Ladang Bisik Sabarudin Lembong menyampaikan pandangan terkait pelaksanaan Pilchiksung yang berlangsung aman dan kondusif.

Tokoh masyarakat Ladang Bisik, Sabarudin Lembong, menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Pilchiksung menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi serta komitmen bersama menjaga stabilitas dan keharmonisan desa.

Terkait isu yang sempat berkembang mengenai pencalonan kembali keuchik petahana untuk periode kedua, Sabarudin menegaskan bahwa tudingan-tudingan tersebut tidak memiliki dasar fakta yang kuat.

“Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan dan analisis terhadap informasi yang beredar, isu-isu tersebut tidak benar dan tidak didukung fakta,” ujar Sabarudin.

Ia menambahkan, selama kurang lebih enam tahun masa kepemimpinan keuchik sebelumnya, berbagai program pembangunan, pelayanan publik, serta upaya menjaga stabilitas sosial telah dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurut Sabarudin, fakta lapangan menunjukkan bahwa narasi negatif yang sempat muncul hanyalah opini segelintir pihak dan tidak mewakili suara mayoritas masyarakat Desa Ladang Bisik.

“Masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan mampu menyaring informasi. Ini membuktikan kematangan demokrasi di desa kami,” katanya.

Dengan terselenggaranya Pilchiksung yang aman dan sukses, tokoh masyarakat berharap kepemimpinan keuchik terpilih ke depan dapat semakin memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kami berharap hasil Pilchiksung ini membawa Desa Ladang Bisik ke arah yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Sabarudin.

Penulis: Muhlis