Lapas Kelas IIB Lubuk Basung menerima kunjungan edukasi dari siswa-siswi TK Negeri Pembina Lubuk Basung yang didampingi langsung oleh para guru. Kunjungan tersebut berlangsung pada Kamis, (29/10/2026)

AGAM, Berita Merdeka Online.Com – Suasana berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Basung pada Kamis pagi. Bukan razia atau kunjungan pejabat, melainkan tawa ceria puluhan siswa Taman Kanak-kanak (TK) yang memenuhi halaman Lapas.

Lapas Kelas IIB Lubuk Basung menerima kunjungan edukasi dari siswa-siswi TK Negeri Pembina Lubuk Basung yang didampingi langsung oleh para guru. Kunjungan tersebut berlangsung pada Hari Kamis, (29/10/2026), mulai Pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Kegiatan ini digelar dengan konsep Bermain Sambil Belajar. Tujuannya adalah untuk mengenalkan sejak usia dini tentang profesi petugas Pemasyarakatan serta tugas dan fungsi Lapas sebagai institusi pembinaan, bukan untuk ditakuti.

Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, Budi Suharto, melalui jajarannya menyambut langsung kedatangan para siswa dengan penuh kehangatan dan keramahan. Para siswa diperkenalkan tentang seragam petugas, tugas menjaga keamanan, hingga program pembinaan yang dilakukan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Tidak hanya pengenalan profesi, para siswa juga diajak untuk mengunjungi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang menjadi kebanggaan Lapas Lubuk Basung. SAE merupakan area ketahanan pangan yang dikelola oleh Lapas bersama Warga Binaan.

Di SAE, anak-anak diajak belajar secara langsung tentang dunia pertanian dan peternakan. Mereka tampak sangat antusias saat diajak mencoba memanen telur ayam petelur dan belajar menanam tanaman sayuran.

Kegiatan praktik langsung ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para siswa. Mereka belajar bahwa Lapas juga memiliki kegiatan produktif dan bermanfaat, seperti beternak ayam dan bercocok tanam yang hasilnya bisa bermanfaat untuk masyarakat.

Para guru pendamping dari TK Negeri Pembina Lubuk Basung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Lapas Lubuk Basung yang telah memberikan pengalaman edukatif yang menyenangkan dan tidak terlupakan bagi anak didik mereka.

“Kami sangat senang, anak-anak sangat antusias. Ini pembelajaran di luar kelas yang sangat positif. Mereka belajar tentang profesi, tentang tanaman, tentang ayam, semua dengan cara yang menyenangkan,” ujar salah seorang guru.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan edukasi ini berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari para siswa. Tidak ada rasa takut, yang ada justru keceriaan dan rasa ingin tahu yang besar dari anak-anak.

Pihak Lapas Kelas IIB Lubuk Basung menegaskan akan terus mendukung kegiatan edukasi bagi lembaga pendidikan. Hal ini merupakan bagian dari upaya pengenalan tugas dan fungsi Pemasyarakatan sejak usia dini agar citra Pemasyarakatan semakin humanis di mata masyarakat.

Ke depan, Lapas Lubuk Basung akan terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan di Kabupaten Agam serta mengoptimalkan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai sarana pembelajaran edukatif dan pengenalan kegiatan produktif di lingkungan Lapas.

Dengan kegiatan seperti ini, semboyan “Pemasyarakatan Bermanfaat Untuk Masyarakat” benar-benar diwujudkan, bahkan hingga ke dunia pendidikan anak usia dini. (KN)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.