Lebong, Beritamerdekaonline.com – Kamis pagi, 20 Juni 2024, pemerintah daerah Kabupaten Lebong mengadakan apel gabungan pasca Hari Raya Idul Adha 1445 H di lapangan pendopo rumah dinas bupati. Apel yang dilaksanakan rutin setiap bulan ini menjadi momen penting untuk memulai kembali aktivitas pemerintahan setelah libur lebaran.
Dalam sambutannya, Bupati Kopli Ansori menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh pegawai, P3K, dan THLT di lingkungan Pemda Lebong. Ia menekankan pentingnya melaksanakan tugas dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Laksanakan seluruh kegiatan pelayanan masyarakat dengan baik. Mari kita bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing, laksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Bupati Kopli.

Bupati juga mengapresiasi peningkatan kinerja dan kedisiplinan di lingkungan Pemda Lebong yang semakin membaik. Ia menegaskan bahwa prestasi yang dicapai merupakan hasil kerja keras bersama seluruh pegawai.
“Kami, pemerintah daerah Kabupaten Lebong, tidak akan mampu membangun tanpa kalian semua. Prestasi dan capaian yang diperoleh berkat kerja keras kita bersama,” kata Bupati Kopli.
Ia juga berharap seluruh pegawai bekerja dengan ikhlas dan fokus pada kemajuan Kabupaten Lebong. Pejabat yang memiliki tanggung jawab diharapkan melaksanakan tugas dengan baik dan cermat, termasuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar.
“Kami tidak terikat penuh. Ketika jiwa dan raga sudah menyatu, kita punya tugas. Harus ada keikhlasan dari jiwa dan raga kita. Tidak akan mampu kita bekerja dengan baik jika kedisiplinan kita lalai,” tegasnya.
Bupati juga memuji kedisiplinan dan kecintaan TNI terhadap pekerjaan mereka, yang dapat menjadi contoh bagi pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Lebong. Ia menantang PNS untuk menghafal Panca Prasetia Korps Pegawai Republik Indonesia tanpa teks, dengan hadiah sebesar tiga juta rupiah.
Pesan terakhir yang disampaikan Bupati Kopli Ansori adalah instruksi tegas dari Presiden RI untuk menghentikan judi online. Ia mengingatkan seluruh pegawai, termasuk PNS, P3K, THLT, TNI, dan Polri, untuk tidak terlibat dalam judi online.
“Jika Presiden sudah berbicara stop judi online, penjarakan orang yang berjudi online. Jika ada yang tertangkap terkait judi online, saya sebagai Bupati Lebong sudah memberitahukan dan melarang masyarakat Lebong untuk berhenti berjudi online,” tutup Bupati Kopli. (Adv/ML)




Tinggalkan Balasan