Agam, Sumatera Barat | Beritamerdekaonline.com – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menegaskan pentingnya mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda. Dalam kunjungannya ke Masjid Raya Tiku pada Minggu (16/3), ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap menurunnya partisipasi anak muda dalam kegiatan masjid.
“Kita ingin melihat generasi muda lebih aktif di masjid, sebagaimana yang terjadi di masa lalu. Ini adalah tantangan bersama yang harus kita hadapi,” ujar Vasko.
Ia mengingat kembali pengalaman masa kecilnya, ketika masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan budaya dan keterampilan. “Dulu, anak-anak belajar silat, adat, dan nilai-nilai budaya di masjid. Kini, kita harus berupaya menghidupkan kembali tradisi tersebut,” tambahnya.
Vasko menekankan bahwa masjid di Minangkabau memiliki peran lebih luas dibanding hanya sebagai tempat beribadah. “Masjid Raya Tiku bisa menjadi contoh di Sumatera Barat, terutama di mengembalikan fungsi masjid , mengingat sejarahnya sebagai salah satu masjid tertua di daerah ini,” jelasnya.
Ia juga menyoroti bagaimana pendidikan berbasis masjid dan surau telah melahirkan banyak tokoh besar dari Minangkabau. “Banyak pemimpin besar lahir dari pendidikan di surau. Kita harus kembali menghidupkan tradisi ini agar generasi mendatang memiliki karakter unggul,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, dalam kunjungan tersebut, Vasko menyerahkan bantuan senilai Rp25 juta, Al-Qur’an untuk masjid, serta beasiswa bagi lima orang santri, dengan harapan dapat mendorong semangat generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan masjid. (KN)




Tinggalkan Balasan