SEMARANG, Berita Merdeka Online – Universitas Negeri Islam (UIN) Walisongo Semarang kembali menggelar upacara Wisuda Sarjana ke-93, Magister ke-60, dan Doktor ke-36 pada Rabu (21/8/2024) di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Salah satu momen istimewa dalam acara tersebut adalah pengumuman Wisudawan Sarjana (S-1) Terbaik dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), yang diraih oleh Wahdina Amrina Rosada, mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Wahdina Amrina Rosada, atau akrab disapa Dina, berasal dari keluarga petani di Demak. Meski tumbuh dalam kesederhanaan, semangatnya untuk menuntut ilmu tak pernah surut. Berkat kegigihan dan kerja kerasnya, Dina berhasil meraih predikat cum laude dengan IPK 3,94, menjadikannya wisudawan terbaik UIN Walisongo di fakultasnya.
Semasa kuliah, Dina tidak hanya dikenal sebagai mahasiswa yang cerdas dan tekun, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan kampus. Di luar akademik, Dina memiliki hobi memasak dan menyanyi, yang sering ia lakukan di waktu luangnya. Pengalaman paling berkesan baginya adalah saat belajar di PIAUD, di mana ia mempelajari berbagai keterampilan seperti menyanyi, menari, dan memahami karakteristik anak usia dini. “Pengalaman ini sangat berharga sebagai bekal untuk masa depan, baik dalam mengajar maupun dalam kehidupan berumah tangga kelak,” ungkap Dina.
Dina juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya bisa belajar dari dosen-dosen luar biasa di PIAUD. Ia mengapresiasi peran dosen seperti Bapak Sofa Muthohar M.Ag, Bapak Mursid M.Ag, dan Ibu Lilif Mualifatul yang menjadi inspirasi dan motivasi selama masa studinya. Selain itu, persahabatan dengan teman-teman dari berbagai latar belakang menjadi momen tak terlupakan selama kuliahnya.
Di akhir perbincangan, Dina berpesan kepada mahasiswa UIN Walisongo lainnya. “Terus semangat, teman-teman! Jadikan momen ini sebagai awal dari perjalanan baru kita. Ilmu dan pengalaman yang kita dapatkan harus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Jangan lupa untuk selalu menghormati dosen dan staf yang telah membimbing kita,” tuturnya.
Keberhasilan Wahdina Amrina Rosada menjadi wisudawan terbaik UIN Walisongo tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarganya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UIN Walisongo. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo pun merasa bangga memiliki mahasiswa berprestasi seperti Dina, yang telah menjadi teladan bagi banyak orang.(day)



Tinggalkan Balasan