SEMARANG, Berita Merdeka Online – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan menjadi model nasional pengelolaan koperasi di wilayah perkotaan.
Hal itu disampaikannya saat mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau KKMP Sampangan di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1).
Agustina mengapresiasi konsep dan kesiapan KKMP Sampangan yang dinilainya telah memiliki tata kelola matang, mulai dari fasilitas hingga jaringan distribusi.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih di Kota Semarang selama ini dikenal memiliki pengelolaan yang baik dan kerap menjadi tujuan studi banding daerah lain.
“Koperasi Merah Putih di Kota Semarang ini sangat terkenal dan banyak didatangi kabupaten/kota untuk studi banding. Ke depan, kami ingin proses penyelenggaraan di sini bisa menjadi teladan bagi koperasi lain,” ujar Agustina.
Ia mengakui, pengelolaan koperasi skala besar di kawasan perkotaan memiliki tantangan tersendiri, terutama dari sisi keberlanjutan bisnis.
Namun dengan dukungan pemerintah pusat serta semangat gotong royong anggota, Agustina optimistis KKMP Sampangan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Agustina menambahkan, pemerintah pusat akan mendukung melalui pasokan barang siap jual dari Bulog serta kebijakan yang mengarahkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk membeli bahan pangan dari koperasi.
Sementara itu, Pemerintah Kota Semarang terus mendorong penguatan keanggotaan koperasi secara masif.
“Kami sudah mengeluarkan edaran bahwa seluruh ASN ber-KTP Kota Semarang wajib mendaftar sebagai anggota koperasi,” katanya.
Saat ini, Kota Semarang memiliki 177 koperasi kelurahan. Sebanyak sembilan koperasi telah aktif dengan omzet di atas Rp10 juta per hari, bahkan satu koperasi mencatatkan perputaran hingga Rp70 juta per hari.
Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut Jawa Tengah sebagai daerah terbaik dalam pelaksanaan program KKMP dan menargetkan koperasi tersebut mulai beroperasi penuh pada Maret mendatang.
“Saya melaporkan kepada Presiden di Hambalang. Beliau senang sekali. Saya bilang, ‘Pak, Jateng yang terbaik’,” ujar Zulhas.
Ketua KKMP Sampangan Kuncar Asrianto menyampaikan bahwa koperasi sudah berjalan sebelum gedung yang baru dibangun.
“Kami menggandeng Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, BRI, Pos Indonesia, dan Pertamina. Produk yang disiapkan diantaranya beras SPHP, beras premium, Minyakita, dan berbagai komoditas dari UMKM lokal,” katanya (day)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan