Kabupaten Semarang, Berita Merdeka Online — Kebahagiaan dan rasa syukur terpancar dari wajah warga Dusun Cukil RT 05/RW 02, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Mereka menggelar tasyakuran sebagai ungkapan syukur atas selesainya pembangunan sumur bor melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Kamis (13/8/2026).
Tasyakuran digelar dalam suasana sederhana namun penuh kekeluargaan. Warga bersama personel Satgas TMMD berkumpul dan memanjatkan doa sebagai ungkapan syukur atas hadirnya sumber air yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bagi warga Dusun Cukil, mengalirnya air dari sumur bor menjadi kabar menggembirakan. Selama ini, kebutuhan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kini, dengan telah selesainya pembangunan sumur bor, masyarakat memiliki sumber air yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Air yang mengalir menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi warga.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena sumur bor ini sudah selesai dan airnya bisa mengalir. Semoga bisa memberikan manfaat untuk warga dan terus dijaga bersama,” ungkap salah seorang warga.
Tasyakuran tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Selama pelaksanaan TMMD, personel Satgas dan warga bahu-membahu menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan.
Pembangunan sumur bor menjadi salah satu bukti bahwa program TMMD tidak hanya menyentuh pembangunan infrastruktur, tetapi juga berupaya menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Bagi warga, sumur bor tersebut bukan sekadar bangunan fisik. Keberadaannya menjadi simbol kepedulian dan hasil nyata dari sinergi serta gotong royong yang dilakukan bersama.
Masyarakat pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan sumur bor. Mereka berharap fasilitas tersebut dapat dirawat dan dimanfaatkan secara bijak sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Berakhirnya pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil tidak menjadi akhir dari semangat gotong royong. Justru, masyarakat diharapkan terus menjaga kebersamaan dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan.

Dari air yang mengalir, tumbuh harapan baru. Dari gotong royong, lahir kemanfaatan nyata bagi masyarakat.
Reporter: Ikhsan
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan