BREBES, Berita Merdeka Online – Penantian panjang ribuan tenaga honorer di Kabupaten Brebes akhirnya terjawab. Sebanyak 4.365 honorer dari sektor teknis, kesehatan, dan pendidikan resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Momentum penuh haru itu diwarnai berbagai ungkapan syukur, termasuk nazar mencukur rambut hingga menggendong orang tua.

Penyerahan SK dipimpin langsung oleh Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM di Stadion Karangbirahi Brebes, Jumat (28/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Paramitha mengungkapkan rasa bahagia sekaligus lega karena ribuan honorer akhirnya mendapatkan kepastian status.

“Hari ini adalah jawaban dari doa-doa panjang Bapak-Ibu sekalian. Saya tahu beberapa malam terakhir banyak yang tidak bisa tidur, waswas dan deg-degan,” ungkapnya.

Ia menyinggung para honorer kategori R3 mereka yang sebelumnya mencoba peluang di seleksi CPNS namun belum berhasil, atau yang datanya sempat bermasalah—yang selama ini dihantui kekhawatiran akan pemberhentian massal.

“Tapi hari ini, saya berdiri di sini memastikan bahwa di Brebes tidak boleh ada yang ditinggalkan. Saat Brebes menyerahkan 4.365 SK, di luar sana masih banyak honorer yang galau dan tidak tahu harus bagaimana,” tegasnya.

Paramitha menekankan agar para penerima SK tidak memandang sebelah mata status “Paruh Waktu”, sebab status tersebut tetap melekat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Nomor Induk Pegawai (NIP) serta tanpa risiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Ini adalah jaring pengaman terbaik. Lihatlah status ASN dan kepastian masa depan yang kini Anda miliki. Tidak semua daerah punya perhatian seperti Pemkab Brebes,” ujarnya.

Namun ia sekaligus memberi peringatan agar para PPPK Paruh Waktu tidak abai terhadap disiplin dan pelayanan publik.

“Status boleh paruh waktu, tapi dedikasi harus purna waktu. Kualitas pelayanan kepada rakyat harus premium,” tegasnya.

Bupati berharap ribuan PPPK yang baru diangkat dapat meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.

“Selamat menerima SK. Genggam erat, bawa pulang, tunjukkan kepada keluarga, dan katakan bahwa negara hadir dan Pemkab Brebes peduli,” pungkasnya.

Momen haru mewarnai penyerahan SK ketika seorang honorer, Frangki Suwito, menunaikan nazarnya menggendong ayahnya yang kini tunanetra dari Stadion Karang birahi menuju Alun-alun Brebes.

Frangki, yang telah mengabdi selama 13 tahun di SMP Negeri 1 Losari sebagai staf administrasi sarana dan prasarana, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.

“Tiga tahun lalu, saat pertama mendaftar PPPK, saya punya nazar untuk ayah saya. Kondisi beliau seperti ini, tapi doa dan perjuangannya mengantarkan saya sampai titik ini,” ujarnya penuh haru.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BKPSDMD serta Bupati Brebes yang telah membuka jalan bagi para honorer menjadi ASN PPPK Paruh Waktu.Dirinya Siap mengabdi sepenuhnya untuk Kabupaten Brebes. (Wawan Bambang AK)