Wako Yota Balad, diwakili Asisten II, nazifah: Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Pariaman
Pariaman, Berita Merdeka Online — 71 orang peserta ikuti Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Pariaman Tahun 2026, yang dibuka oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad yang diwakili Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum (Asisten II) Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Nazifah di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pariaman, Selasa (5/5/2026).
Asisten II Setdako Pariaman, Nazifah menyampaikan bahwa lomba bertutur bukan sekadar ajang adu bakat dalam bercerita. Kegiatan ini adalah sarana penting untuk menumbuhkan minat baca dan memperkuat literasi anak sejak dini.
“Melalui tutur kata, anak-anak belajar untuk dapat membangun rasa percaya diri tampil di depan umum, mengasah kemampuan berkomunikasi secara ekspresif, emahami nilai-nilai moral dan karakter bangsa yang terkandung dalam cerita rakyat maupun sejarah lokal”, ujarnya.
Nazifah menyebutkan kegiatan ini juga dalam rangka mendukung dan menumbuh kembangkan kegemaran membaca serta meningkatkan literasi anak-anak sedini mungkin.


“Lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan panggung untuk menanamkan nilai-nilai karakter, cinta budaya lokal, dan memperkaya wawasan melalui buku cerita daerah.
Ia juga mengatakan ananda yang mengikuti lomba hari ini adalah generasi penerus yang cerdas, kreatif, dan berani untuk tampil.
“Tampilkanlah kemampuan terbaik ananda. Tidak perlu merasa takut atau gugup, karena setiap cerita yang kalian sampaikan adalah cara kalian mencintai budaya bangsa kita. Ingatlah menang atau kalah adalah bagian dari kompetisi, namun keberanian untuk berdiri dan bertutur adalah prestasi yang sesungguhnya”, tutupnya.
Sementara itu, Bunda Literasi Kota Pariaman, Ny. Yosnely Balad menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pariaman telah menyelenggarakan kegiatan literasi sebagai bagian dari strategi pembangunan kararkter anak-anak Kota Pariaman yang cerdas, percaya diri dan cinta budaya.
Menurut beliau, lomba bertutur merupakan sebuah gerakan literasi kultural yang menjembatani antara pendidikan, seni bertutur dan penguatan karakter bangsa. (R/KN)




Tinggalkan Balasan