Barito Utara, beritamerdekaonline.com — Niat baik Pemerintah Pusat/Daerah menguncurkan berbagai program pembangunan melalui Dana Desa(DD), ADD dll pantas disyukuri, hal itu sangat membantu peningkatan pembangunan di Desa.Namun sangat disayangkan bantuan pemerintah yang dikuncurkan terkadang penggunaannya tidak sedikit salah sasaran oleh oknum tertentu.

Salah satu Desa Tembaba, Kec. Tanjung Purei Kab. Barito Utara baru- baru ini beberapa masyarakatnya mempertanyakan terkait pembangunan di Desanya yang diduga sarat penyimpangan, hal itu diungkapkan salah satu warga inisial Mp pada Bmol Jumat 23/09/2022.

Beliau melanjutkan saat Rapat Musdes (RKPDES) Desa Tembaba yang digelar pada, 08/08/2022 ( bulan yang lalu) masyarakat melalui tokoh masyarakat mempertanyakan keberadaan satu unit Mobil Bumdes, tiga unit sepeda motor Desa yang diduga dipakai untuk motong rotan, pembuatan jalan wisata yang belum selesai dan ada dugaan kerja kayu belambangan.

Selanjutnya pak D ketua RT.1 mengusulkan air bersih dan listrik disusul pak R selaku Kepala Adat mengusulkan agar air bersih dibangun dihulu sungai bukan dihilir sungai.

Saat Musdes, pak Pil selaku tokoh masyarakat mempertanyakan kenapa BPD Desa Tembaba setiap ditanya item pembangunan di Desanya jawabnya tidak tau ? Dan kenapa Bumdes jalan ditempat ?. Beberapa masyarakat meminta kepada BPD agar nantinya mempublikasikan aset Desa ke masyarakat secara transpran.

Dijelaskan dalam sesi tanya jawab ketua BPD inisial W memberi jawaban nengejutkan mengatakan bahwa setiap program di Desanya tidak tau menau. Beberapa pertanyaan warga terkait pembangunan di Desa Tembaba sampai saat ini masih dalam tanda tanya, sementara masalah Bumdes pk H ( pendamping Kecamatan) mengatakan BUMDES Desa Tembaba sudah menelan anggaran hampir 1(satu) miliar.

Adanya tanda tanya warga tentang dugaan penyimpangan beberapa item pembangunan di Desa Tembaba sampai berita ini diturunkan Bmol belum berhasil mdapat tanggapan dari Kepala Desa setempat dan pemerntah terkait. (carli)