Limapuluh Kota, Sumbar.
Berita Merdeka Online.com —
Peranan perantau untuk membangun daerah asalnya Kabupaten Limapuluh Kota utama perantau yang ada di Propinsi Riau, sangat dibutuhkan. Para perantau jangan terjebak hidup senang di rantau urang, karena sakit atau senang hidup di rantau pasti akan kembali kampung halamannya. Pepatah mengatakan, setinggi terbangnya burung bangau, suatu waktu akan kembali kekubangan. Dan sejauh-jauh merantau akhirnya akan kemali kekampungnya.

Kini Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota di bawah kepemimpinan Safarudin dan RKN, sedang melakukan program unggulan di sektor sumber daya manusia dan interkoneksi infrastruktur antar wilayah, kepariwisataan, serta pertanian, dikebut pelaksanaannya.

Kekuatan perantau Limapuluh Kota, termasuk yang berdomisili di Provinsi Riau, merupakan faktor kunci untuk mengakselerasi pembangunan di daerah asal.

Demikian Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo setelah menyaksikan prosesi Pelantikan Kepengurusan Ikatan Keluarga Kabupaten Limapuluh Kota dan Payakumbuh ‘Gonjong Limo’ Provinsi Riau periode 2022-2027 hari Minggu ( 9/10) di Auditorium Ash-Shofa, Pekanbaru.

Kepengurusan Gonjong Limo Riau periode ini dipercayakan sebagai ketua Zahirman Zabir.
Acara yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu dihadiri Gubernur Riau Syamsuar, pejabat Pemprov Riau dan Kota Pekanbaru, tokoh-tokoh perantau diantaranya Prof. Kurnia Ilahi, Riva Yendi, Suhardi, Roswandi, Irwanto serta tak kurang 600 perantau Limapuluh Kota/ Payakumbuh seantero Provinsi Riau.

Menurut Bupati Safaruddin percepatan pembangunan terus dikebut demi kesejahteraan masyarakat Limapuluh Kota.

“Sejumlah upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat telah dilaksanakan di berbagai sektor, seperti meningkatkan SDM dengan mewujudkan kurikulum Muatan Lokal Tahfidz Qur’an bagi pelajar. Pengembangan Kawasan IKK melalui Proses pelebaran Jalan Negara Sarilamak, Pembangunan RTH di tahun 2022, Pemindahan Rumah Dinas Bupati, pembangunan Islamic Center, Pembangunan rintisan Rumah Sakit Daerah di tahun 2023,” jelas Bupati Safaruddin.

Lebih lanjut Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota juga menargetkan pengembangan tanaman jagung seluas 20.000 hektar, pemanfaatan 1000 hektar lahan perikanan, serta Peningkatan populasi sapi 100.000 ekor dan kambing 1 juta ekor. Selanjutnya terkait infrastruktur, Bupati Safaruddin mengatakan tahun 2022 dilaksanakan perbaikan jalan menuju Monumen Bela Negara di Koto Tinggi serta dan di sejumlah perbatasan Limapuluh Kota, seperti Ruas Jalan Taram-Payobasuang dan Jalan Sungai Beringin. “Peningkatan Pariwisata turut menjadi perhatian kami, tahun ini melalui perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas umum di Kawasan Geopark Lembah Harau,” tambahnya.

Untuk itu, Bupati Safaruddin yang didampingi Asisten Administrasi Umum A. Zuhdi Perama Putra, Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Limapuluh Kota kembali menegaskan komitmennya visi Limapuluh Kota, mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani, Beradat, dan Berbudaya berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Disamping itu, Bupati Safaruddin berharap, peran para perantu untuk mengedukasi masyarakat untuk mensukseskan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Limapuluh Kota yang nantinya dapat mendukung kelancaran distribusi barang antara kedua daerah.

Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus baru Gonjong Limo Provinsi Riau. “Saya Gubernur Riau resmi melantik saudara pengurus Gonjong Limo Provinsi Riau, semoga Allah meridhoi usaha kita semua. (FD/NS)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.