PADANG PANJANG, Beritamerdekaonline.com — Ny. Maria Feronika Hendri dikukuhkan sebagai Bunda Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Padang Panjang bersamaan dengan pengukuhan Pengurus PGRI Kota Padang Panjang Masa Bakti XXIII Periode 2025–2030 oleh Wali Kota Hendri Arnis.
Pengukuhan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Jumat (6/11/2026). Kehadiran Bunda PGRI diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara para guru, pemerintah daerah, serta berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Dalam sambutannya, Hendri Arnis menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mengutamakan pembentukan adab dan karakter peserta didik.
Menurut Hendri, sekolah harus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman serta terbebas dari tindakan perundungan atau bullying. Karena itu, guru diharapkan memiliki keberanian dalam mendidik dan membina peserta didik dengan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku.
“Pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk generasi yang memiliki sikap, perilaku, dan karakter yang baik,” ujarnya.
Hendri berharap, keberadaan Bunda PGRI dapat menjadi mitra sekaligus tempat berdiskusi bagi para guru untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan tugas pendidikan.
Sementara itu, Maria Feronika menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan para ibu camat dan berbagai pihak dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Padang Panjang.

Ia menilai keterbukaan para guru menjadi faktor penting dalam membangun komunikasi dan kerja sama. Menurut dia, guru tidak hanya bertugas mendidik, tetapi juga menjadi teladan bagi anak-anak.
Maria juga menyoroti pentingnya pengawasan dan pembinaan terhadap guru maupun peserta didik agar hubungan antara keduanya tetap terjaga dengan baik di tengah perkembangan zaman.
“Sebagai guru dan pendidik, kita harus menjadi contoh. Kita berharap ada pengawasan dan pembinaan terhadap guru serta anak-anak kita, sehingga hubungan antara guru dan murid tetap terjaga dengan baik,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI Sumatera Barat Darmalis berharap Bunda PGRI Kota Padang Panjang dapat mengayomi para guru dan membangun kolaborasi dengan seluruh tenaga pendidik.
Darmalis juga mendorong agar kepengurusan Bunda PGRI dibentuk hingga tingkat kecamatan. Dengan demikian, para ibu camat dapat bekerja sama dengan Bunda PGRI tingkat kota dalam memantau perkembangan sekolah dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Sebelumnya, Ketua PGRI Kota Padang Panjang terpilih, Syafril Alwis, juga mengharapkan dukungan dan kerja sama seluruh pengurus serta anggota PGRI bersama Bunda PGRI dalam menjalankan program organisasi.
Menurut Syafril, keberadaan Bunda PGRI diharapkan menjadi ruang bagi para guru untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membangun kerja sama dalam menghadapi berbagai persoalan pendidikan.
Melalui pengukuhan tersebut, Bunda PGRI diharapkan dapat mengambil peran dalam memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan pendidikan, mengayomi tenaga pendidik, serta mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Kota Padang Panjang. (CN)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan