PANGKALPINANG, Berita Merdeka Onine — Aliansi Pemuda Pangkalpinang ikut merespon atas pernyataan Pj Gubernur Kep Babel Ridwan Djamaluddin yang tidak takut dengan ancaman dan rencana aksi masyarakat yang tidak puas dengan kebijakannya menata pertambangan ilegal yang ada di Babel.

Ketua Aliansi Pemuda Pangkalpinang Salman Ahda Ferdian meminta PJ Gubernur Kep Babel Ridwan Djamaluddin tak terlalu angkuh dan arogan menyikapi persoalan yang ada.

“Kami sebagai pemuda daerah meminta PJ Gubernur Kep Babel jangan terlalu angkuh dan arogan menyikapi protes masyarakat terkait kebijakan yang tidak beres itu. “ujar Ketua Aliansi Pemuda Pangkalpinang, Salman Ahda Ferdian, Selasa (28/02/2023) sekira pukul 12.21 wib.

“Wajar masyarakat memprotes, karena kebijakan itu tidak beres dan tak ada bukti nyata untuk pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Babel.”tambah Salman.

Menurut Salman, menata tambang harus ada solusi, tapi jangan menunjukkan kekuasaan dengan cara arogan kepada masyarakat. Dan sikap ini menunjukkan bahwa Ridwan Djamaluddin tidak layak memimpin Provinsi Kep Babel.

“ PJ Gubernur sebagai pemimpin harusnya rendah hati dan siap melakukan pengabdian terbaik kepada masyarakat bukan memberikan komentar angkuh di media online.”sesalnya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Kep Babel Ridwan Djamaluddin sempat mengatakan Pemerintah akan menata semua pertambangan dari mulai hilir hingga hulunya dan sudah melakukan aksi untuk menata permasalahan tambang ilegal di Babel. Selasa (28/02/2023)

Ridwan Djamaludin menegaskan tidak takut dengan ancaman dan rencana aksi masyarakat yang tidak puas dengan kebijakan yang menata pertambangan ilegal yang ada di Babel

“Kita meminta para pelaku tambang harus mengikuti aturan, baik itu penambang, kolektor, pengorengan hingga bursa saham akan kita tata sedekian rupa agar jelas kemana alurnya dan pendapatan untuk negara,”ungkap Ridwan Djamaludin. (*)