YOGYAKARTA, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Dalam penanganan Stunting, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarya berperan mengintervensi secara spesifik dalam percepatan penurunan Stunting. Pelaksana Tugas DP3AP2KB, Sarmin, menyampaikan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) berperan besar dalam mengoptimalkan program-program penurunan Stunting.

“TPK maupun TPPS dapat lebih optimal menjalankan program-program yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting. Dengan demikian, target prevalensi angka stunting 14% di Kota Yogyakarta pada tahun 2024 dapat tercapai,” katanya didampingi Kabid KB Dan Pembangunan Keluarga DP3AP2KB Yogyakarta, Herristanti, dan Analisis Kebijakan Ahli Muda, Ummatul Baroroh, Jumat (15/12/2023).

“Intervensi stunting dilakukan secara spesifik dan sensitif oleh semua organisasi perangkat daerah terkait dan TNI/Polri. Intervensi stunting DP3AP2KB Kota Yogyakarta menyasar pada calon manten, ibu hamil dan menyusui, anak bawah dua tahun dan bawah lima tahun lewat posyandu, BKB dan PAUD yang diintegrasikan dan kegiatan PKK dan kader KB,” papar Sarmin.

Masih kata Sarmin, beberapa waktu lalu, Kota Yogyakarta meraih penghargaan dari  BKKBN, sebagai Kota Yogyakarta dengan angka stunting terendah di DIY yakni 13,8 persen. Prevalensi angka stunting itu berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 di mana Kota Yogyakarta turun dari 17,10 persen menjadi 13,8 persen.

“Harapan kita tentunyaa, angka stunting kita selalu turun, sehingga pada tahun 2024 bisa zero (nol). Kita harus kerja keras dan masih banyak kerja yang harus kita lakukan,” kata Sarmin.

Kota Yogyakarta juga membentuk tim percepatan penurunan stunting di tingkat kota, kemantren dan kelurahan. Di lapangan ada Tim Pendamping Keluarga yang menjembatani keluarga-keluarga yang punya potensi stunting.

“Masyarakat yang ingin konsultasi, informasi atau edukasi dan pelayanan dengan masalah Stunting, bisa menghubungi TPK,” pungkasnya. (TIM)