PANGKALPINANG, Beritamerdekaonline.com – Kelanjutan kasus skandal perselingkuhan yang terjadi di lingkungan dinas kesehatan kota Pangkalpinang terus menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat.
Pasalnya, statement Kadis Kota Pangkalpinang DR. dr. Masagus Hakim dinilai tidak konsisten perihal kasus perselingkuhan yang dilakukan anak buahnya.
Sebab, Kadis Kesehatan Kota Pangkalpinang Dokter Hakim sebelumnya, mengatakan kasus perselingkuhan Kabid Y tidak benar atau hoax.
Baca Juga: Skandal Perselingkuhan di Dinkes Pangkalpinang: Pejabat Dinonjobkan
Namun, besoknya Dokter Hakim memberikan keterangan berbeda, dia mengatakan bahwa perselingkuhan Kabid Y itu benar dan telah dinonjobkan atas kasus tersebut.
Keterangan Dokter Hakim terkesan mengelabui publik atas skandal perselingkuhan anak buahnya tersebut.
Disisi lain, Oknum pejabat Kabid Y yang terlibat skandal perselingkuhan masih bersembunyi yang saat ini terus dikejar Tim BMO untuk diklarifikasi terkait kasus tersebut.
Baca Juga: Skandal Perselingkuhan di Dinkes Kota Pangkalpinang: Kadinkes Terlibat Upaya Penutupan?
Publik terus mempertanyakan perkembangan hukum apa yang dihadapi oknum pejabat Y. Apakah hanya sekedar dinonjobkan tetapi tidak menerima konsekuensi hukum sebenarnya seperti sanksi pemecatan.
Dinonjobnya oknum pejabat Kabid Y terkesan dipaksakan agar Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang Dokter Hakim terlihat bertindak tegas yang sebelumnya menipu publik dengan memberikan keterangan palsu terkait skandal perselingkuhan oknum pejabat Dinas Kesehatan kota.
Baca Juga: Oknum Pejabat Dinkes Kota Pangkalpinang Digrebek Berselingkuh Dengan Istri Orang
“Kasus skandal perselingkuhan ini menjadi perhatian serius dikalangan masyarakat Pangkalpinang, apakah pejabat Y selaku Kabid diberikan sanksi pemecatan atau sekedar dinonjobkan agar kelihatan bahwa Kadis Kesehatan tegas menanggapi kasus itu. Saya mengamati Dokter hakim ”cuci tangan’ dengan statement sebelumnya yang menipu publik dengan tidak membenarkan perselingkuhan tersebut. “ujar salah satu tokoh Pemuda Pangkalpinang yang minta namanya tidak disebutkan saat berbincang dengan Tim BMO disalah satu warkop Pangkalpinang. Minggu (15/07/2025)malam
Baca Juga: Pelakor..!! Diduga Oknum Caleg DPRD Pangkalpinang Asal PBB Ini Rebut Suami orang
Transparansi dan konsistensi sangat penting dalam penanganan kasus seperti ini. Ketika pejabat publik tidak konsisten dalam pernyataan mereka, hal itu dapat mengurangi kepercayaan masyarakat dan memperburuk citra lembaga yang mereka wakili. Oleh karena itu, sangat penting bagi pihak terkait untuk memberikan informasi yang akurat dan tindakan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Hingga berita ini ditayangkan, Tim media BMO telah melemparkan pertanyaan kepada Kadis Kesehatan Kota Pangkalpinang terkait sanksi hukum apa yang dihadapi Kabid Y, namun belum ditanggapi. (Tim BMO Pangkalpinang)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan