SEMARANG, Berita Merdeka Online Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menunda keberangkatannya untuk mengikuti retret kepala daerah di Magelang yang dijadwalkan pada 21-28 Februari 2025.

Keputusan Agustin ini diambil sesuai dengan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Dalam surat instruksinya, Megawati meminta seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan ke Magelang.

“Mengimbau mereka yang sudah dalam perjalanan agar berhenti dan menunggu petunjuk lebih lanjut,” kata Megawati dalam keterangan tertulis.

Sambil menunggu arahan berikutnya, Agustina Wilujeng memilih untuk tetap berada di Semarang dan berinteraksi dengan masyarakat. Salah satu kegiatan yang ia lakukan adalah mengajak warga untuk menjaga kebersihan kota melalui gerakan pemilahan sampah.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.(Foto Ist)

Sebelumnya, retret kepala daerah ini direncanakan berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang dan akan dihadiri oleh 505 kepala daerah, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota dari berbagai daerah.

Namun, instruksi mendadak dari Megawati menyebabkan banyak kepala daerah menunda kehadiran mereka.

Keputusan ini memunculkan berbagai spekulasi mengenai alasan di balik instruksi tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari PDI Perjuangan terkait alasan penundaan tersebut.

Agustina Wilujeng sendiri menyatakan akan tetap mengikuti arahan partai dan menunggu perkembangan selanjutnya.

Sebagai informasi dari sumber yang terpercaya, 190 kepala daerah Walikota / Bupati dan 12 Gubernur yang merupakan kader partai, menunda keberangkatan mereka untuk mengikuti retret kepala daerah.(day)