Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Bengkulu menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur pada 1–2 Agustus 2026 sebagai ajang seleksi atlet yang akan mewakili Bengkulu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur di Serang, Banten, yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Ketua Umum Percasi Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., mengatakan Kejurprov menjadi momentum penting untuk menghimpun seluruh atlet catur terbaik dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu. Melalui kejuaraan ini, Percasi akan menentukan para atlet yang dinilai layak membawa nama Bengkulu di tingkat nasional.
”Pada tanggal 1 hingga 2 Agustus ini kami menggelar Kejurprov Catur. Kegiatan ini menjadi salah satu acuan untuk menentukan atlet yang akan diberangkatkan mengikuti Kejurnas Catur di Serang, Banten, pada Oktober mendatang,” ujar Destita yang juga Anggota DPD RI, di Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Bengkulu, Sabtu (01/8/2026).
Ia menjelaskan seluruh atlet dari kabupaten dan kota di Bengkulu diharapkan dapat mengikuti Kejurprov sehingga proses seleksi berlangsung objektif berdasarkan hasil pertandingan.
Menurutnya, kejuaraan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus memperkuat pembinaan olahraga catur di Bengkulu.
”Kami berharap dapat memperoleh wakil terbaik yang nantinya membawa nama Provinsi Bengkulu di tingkat nasional dan mampu meraih prestasi yang membanggakan,” katanya.
Selain fokus pada persiapan Kejurnas, Destita menegaskan Percasi juga berkomitmen melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ia mengakui regenerasi menjadi salah satu tantangan yang harus segera dilakukan agar Bengkulu memiliki stok atlet catur yang mampu bersaing dalam jangka panjang.
Menurutnya, Percasi akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta berbagai pihak untuk mencari dan membina bibit-bibit atlet sejak usia dini.
”Kami ingin membentuk generasi baru atlet catur. Tidak hanya atlet senior atau kategori umum, tetapi juga melakukan pembinaan kepada anak-anak sehingga ke depan Bengkulu memiliki atlet-atlet potensial yang siap berprestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Provinsi Bengkulu, Hopalara, M.Pd., memberikan apresiasi atas pelaksanaan Kejurprov yang menjadi kejuaraan perdana di bawah kepemimpinan Ketua Umum Percasi Bengkulu, Destita Khairilisani.
Menurutnya, pelaksanaan Kejurprov merupakan langkah nyata dalam meningkatkan pembinaan olahraga catur di Bengkulu sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON).
”Kami mengapresiasi Percasi Provinsi Bengkulu yang telah melaksanakan Kejurprov ini. Kami berharap dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet potensial yang nantinya mampu membawa nama Bengkulu di tingkat nasional,” katanya.
Hopalara menambahkan Pemerintah Provinsi Bengkulu memiliki target besar pada pelaksanaan PON mendatang, yakni menembus peringkat 25 besar nasional. Untuk mewujudkan target tersebut, diperlukan kontribusi medali emas dari seluruh cabang olahraga, termasuk catur.
Ia mengungkapkan pemerintah daerah juga telah menyiapkan penghargaan bagi atlet yang mampu meraih medali emas di PON sebagai bentuk motivasi peningkatan prestasi.
”Pemerintah daerah melalui Gubernur telah menyiapkan penghargaan sebesar Rp1 miliar bagi peraih satu medali emas, ditambah kesempatan memperoleh pekerjaan. Ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk berjuang memberikan prestasi terbaik,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Harian Percasi Provinsi Bengkulu, Fatoni Ihsan, menjelaskan Kejurprov mempertandingkan nomor yang sesuai dengan regulasi Kejurnas, yakni catur standar.
Pertandingan menggunakan sistem waktu 60 menit dengan tambahan 10 detik setiap langkah dan berlangsung selama tujuh babak untuk kategori umum serta lima babak untuk kategori veteran.
Fatoni mengatakan peserta berasal dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu ada sekitar 48 peserta. Hingga pembukaan kejuaraan, sembilan daerah telah mengirimkan atlet, sementara beberapa kontingen lainnya masih dalam perjalanan menuju lokasi pertandingan.
”Kejurprov berlangsung selama dua hari, hari ini dan besok. Selain menjadi ajang seleksi menuju Kejurnas, pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi setiap daerah untuk melihat kekuatan lawan sebagai bahan evaluasi pembinaan atlet ke depan,” kata Fatoni.
Melalui Kejurprov ini, Percasi Provinsi Bengkulu berharap dapat melahirkan atlet-atlet terbaik yang siap bersaing di tingkat nasional sekaligus memperkuat regenerasi atlet catur demi meningkatkan prestasi olahraga Bengkulu pada berbagai kejuaraan mendatang.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan