‎Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj. Repelita Fithri, S.E., kembali menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Gading Cempaka dan Kecamatan Singaran Pati. Beragam usulan disampaikan warga, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan pelayanan kesehatan.

‎Reses Hj. Repelita Fithri Serap Aspirasi Warga, DPRD Kota Bengkulu Kawal Usulan Infrastruktur dan Peningkatan Layanan Kesehatan.


‎Repelita Fithri mengatakan reses menjadi momentum penting bagi anggota legislatif untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga akan diperjuangkan agar dapat masuk dalam program pembangunan Pemerintah Kota Bengkulu.

‎Menurutnya, banyaknya kebutuhan masyarakat membuat proses pengakomodasian usulan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Sejumlah program yang diusulkan terkadang belum dapat direalisasikan karena harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran serta kebijakan pemerintah.

‎”Memang aspirasi masyarakat sangat banyak. Tidak semuanya bisa langsung diselaraskan dengan apa yang kita harapkan. Mungkin ada faktor efisiensi anggaran atau kebijakan lainnya, tetapi kami tetap berupaya memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat,” ujar Repelita, di rumah dinas Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu, Sabtu (01/8/2026).

‎Sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Repelita menegaskan pihaknya terus mendorong agar usulan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan mitra kerja komisi, dapat memperoleh perhatian dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

‎Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengenai sejumlah usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat. Dari hasil komunikasi tersebut, masih terdapat beberapa program yang belum masuk dalam perencanaan.

‎Meski demikian, Repelita memastikan DPRD tidak akan berhenti memperjuangkan aspirasi warga. Fungsi pengawasan yang dimiliki DPRD akan dimaksimalkan agar seluruh program pembangunan dapat berjalan secara transparan dan tepat sasaran.

‎”Kami tetap akan mengawal dan mengawasi. Ada beberapa kegiatan yang tidak dianggarkan tetapi bisa dikerjakan. Sebaliknya, ada juga usulan masyarakat yang belum terealisasi. Hal-hal seperti ini akan terus kami pertanyakan kepada OPD terkait agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang jelas,” katanya.

‎Repelita menambahkan Komisi II DPRD Kota Bengkulu memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan program pemerintah, terutama yang menjadi ruang lingkup mitra kerja komisi, termasuk Dinas PUPR.

‎Menurutnya, pengawasan dilakukan mulai dari pembahasan rencana kerja hingga pelaksanaan anggaran. Dengan demikian, setiap program pembangunan dapat dipastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎”Kami akan terus melihat dokumen perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Karena PUPR merupakan mitra Komisi II, maka kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

‎Selain persoalan infrastruktur, Repelita juga menaruh perhatian terhadap sektor pelayanan kesehatan. Ia berharap kualitas pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan, terutama oleh BPJS Kesehatan dan rumah sakit milik pemerintah daerah.

‎Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan tidak mempersulit masyarakat yang membutuhkan pengobatan.

‎”Kami berharap BPJS Kesehatan bersama rumah sakit, khususnya rumah sakit pemerintah daerah, terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan maksimal,” ujarnya.

‎Repelita menegaskan seluruh aspirasi yang diperoleh selama kegiatan reses akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan maupun pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran di DPRD Kota Bengkulu.

‎Ia berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, OPD, serta masyarakat dapat terus terjalin sehingga berbagai kebutuhan pembangunan di Kecamatan Gading Cempaka dan Singaran Pati dapat direalisasikan secara bertahap.

‎”Reses bukan sekadar kegiatan menyerap aspirasi, tetapi merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat. Kami akan mengawal setiap usulan agar dapat menjadi perhatian pemerintah dan memberikan manfaat bagi warga Kota Bengkulu,” tutup Repelita.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.