Kotawaringin Barat, Beritamerdekaonline.com – Sebuah video viral beredar di media sosial, menampilkan dugaan truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, membuang sampah sembarangan di tengah jalan di Gang Terong, Kamis (13/3/2024) malam.
Dalam video singkat yang beredar, perekam menyebutkan bahwa sampah tersebut sengaja dibuang oleh pengemudi truk dinas DLH. Sampah awalnya direncanakan untuk dibuang ke tanah milik seorang warga, namun karena akses jalan menuju lokasi tersebut tidak memungkinkan, pengemudi truk diduga memilih membuangnya di tengah jalan, hingga hampir menutup seluruh akses jalan.
Menanggapi beredarnya video tersebut, awak media langsung menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar, Fitri, melalui pesan singkat WhatsApp. Fitri mengakui bahwa pihaknya juga telah menerima video tersebut dan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami juga sudah melihat video itu,” ujar Fitri dalam pesan singkatnya.
Lebih lanjut, Fitri menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap kebenaran kejadian tersebut.
“Tadi saya sudah dapat info dari staf. Saat ini kami sedang mencari tahu apakah benar sopir truk tersebut merupakan oknum DLH. Masih dalam proses pengecekan,” jelasnya.
Menurutnya, DLH telah memiliki Standard Operating Procedure (SOP) yang jelas dalam pengelolaan sampah, sehingga kejadian ini perlu diklarifikasi lebih lanjut.
“SOP kita sudah ada dan aturannya jelas. Kabid teknis saya sedang memonitor, dan mandor juga sudah kami turunkan ke lokasi untuk mengecek kondisi di lapangan,” tegasnya.
Fitri menambahkan bahwa berdasarkan informasi awal, sampah tersebut disebut-sebut atas permintaan pihak sekolah untuk ditanam atau dimanfaatkan kembali. Namun, pihaknya masih menunggu laporan dari mandor terkait kepastian kejadian tersebut.
“Biasanya sampah dari DLH selalu dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau Pusat Daur Ulang (PDU). Kami tidak pernah membuangnya sembarangan,” tambahnya.
Namun, jika dugaan dalam video tersebut benar adanya, maka hal ini menjadi indikasi bahwa DLH Kobar gagal dalam melakukan pengawasan terhadap para pekerjanya. (Ronny)

Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan