Serdang Bedagai, Berita Merdeka Online — Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) kembali mempertegas langkah nyata dalam memerangi praktik korupsi. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi yang digelar di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (7/8/2025).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sergai, H. Darma Wijaya, dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan serta lembaga terkait. Sosialisasi kali ini menghadirkan narasumber dari Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara, Yudi Purnomo Harahap, yang memberikan materi bertema “Mewujudkan Kabupaten Sergai Bebas dari Tindak Pidana Korupsi.”

 

Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menekankan pentingnya membangun budaya integritas di tubuh aparatur sipil negara (ASN) sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik.

“Korupsi bukan hanya soal hukum dan etika, tapi juga pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial,” tegas Bupati.

Ia menyebut bahwa korupsi merusak struktur sosial dan menjadi ancaman besar bagi keberlanjutan bangsa. Oleh karena itu, Pemkab Sergai terus melakukan berbagai pembenahan, seperti:

Penguatan reformasi birokrasi melalui penyederhanaan prosedur perizinan

Transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital, seperti e-planning, e-budgeting, e-procurement, dan sistem pembayaran non-tunai (cashless)

Peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap lini pelayanan publik

Pembinaan dan pengawasan ASN agar bersih dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Sergai, Drs. Dimas Kurnianto, AP, SH, MM, MSP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2024.

“Ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemkab Sergai dalam memperkuat upaya pencegahan korupsi di daerah,” ujarnya.

Acara sosialisasi ini juga dihadiri Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang, Sekdakab Suwanto Nasution, SPd, MM, para asisten dan staf ahli Bupati, kepala OPD, camat, kepala bagian, direktur RSUD Sultan Sulaiman, koordinator wilayah Dinas Pendidikan, kepala puskesmas, hingga perwakilan kepala desa se-Kabupaten Sergai.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Sergai berharap setiap elemen pemerintah daerah dapat menjadikan nilai antikorupsi sebagai prinsip kerja utama. Harapan besarnya, kata Bupati, adalah terwujudnya Kabupaten Sergai yang Mantab (maju, tangguh, dan berkelanjutan), melalui aparatur yang berintegritas dan melayani sepenuh hati. (M Yamin Nasution – Berita Merdeka Online)