Beritamerdekaonline.com, Bandung – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa kunci keberhasilan seorang perwira terletak pada cara menjalankan setiap penugasan dengan baik. Pesan itu disampaikan dalam amanatnya pada Upacara Penutupan Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVI Seskoad TA 2025 di Gedung Prof. Dr. Satrio, Seskoad, Bandung.

Kasad menekankan pentingnya belajar, membaca, dan berinovasi sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional seorang pemimpin. Menurutnya, dengan kemajuan teknologi dan akses informasi saat ini, tidak ada alasan bagi perwira untuk tidak terus meningkatkan wawasan.

“Perjalanan penugasan Anda ke depan, kalau dilakukan dengan baik, saya yakin Anda akan menjadi orang yang berhasil,” ujar Kasad.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan di Seskoad bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian dan tanggung jawab kepemimpinan yang lebih besar.

Selain itu, Kasad menyoroti bahwa tantangan ke depan bagi TNI AD akan semakin kompleks—mulai dari perkembangan teknologi, ancaman siber, perubahan sosial, hingga dinamika geopolitik global. Karena itu, perwira lulusan Seskoad harus memiliki visi strategis, kemampuan inovatif, dan ketepatan dalam mengambil keputusan.

> “Pemimpin TNI AD masa depan harus menjadi problem solver di tengah perubahan dan mendukung program-program Presiden,” tegasnya. “Gunakan ilmu untuk memberi solusi, bukan sekadar menjalankan rutinitas.”

Pendidikan Reguler LXVI Seskoad TA 2025 diikuti 255 perwira siswa: 249 dari TNI AD, tiga dari TNI AL, dua dari TNI AU, dan satu dari Polri. Pendidikan berlangsung selama 16 minggu dan bertujuan membentuk kader pemimpin TNI masa depan.

Penghargaan Lulusan Terbaik:

Piala Virajati (Lulusan Terbaik): Mayor Inf Antonius Ernesto Diliano Putra, S.S.T.Han.

Penulis Tugas Akhir Terbaik: Mayor Inf Arief Wibisono, S.S.T.Han., S.I.P., M.A. dan Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K.

Pasis Tamu Terbaik: Mayor Laut (P) Arie Wibowo, S.H., CBEI.