Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Komunitas Fotografi Indonesia (KFI) Regional Bengkulu menggelar kegiatan penggalangan dana melalui aksi Hunting Amal yang berlangsung pada Senin sore (08/12/2025) di kawasan Simpang Ratu Samban, yang dahulu dikenal sebagai Simpang Lima, Kota Bengkulu. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua KFI Regional Bengkulu, Toni TAC, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah dilanda bencana alam di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

Aksi penggalangan dana tersebut dimulai pukul 16.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.30 WIB. Dalam rentang waktu satu setengah jam, para anggota KFI Bengkulu yang hadir secara sukarela turun ke jalan membawa kotak donasi dan berinteraksi dengan pengendara serta masyarakat di sekitar lokasi. Selain melakukan kegiatan fotografi sebagai ciri khas komunitas ini, para anggota juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya solidaritas antarwilayah di Indonesia.
Ketua KFI Bengkulu, Toni TAC, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dari kehadiran KFI di Bengkulu untuk memberi dampak positif, tidak hanya dalam bidang fotografi, tetapi juga di bidang sosial kemasyarakatan. Menurutnya, fotografi bukan hanya tentang karya visual, melainkan juga dapat menjadi sarana menggerakkan empati dan aksi nyata.
“Hari ini kami berkumpul bukan hanya untuk melakukan hunting, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa KFI hadir di Bengkulu dan memiliki kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Dana yang terkumpul akan langsung dikirimkan ke rekening KFI jaringan kita di tiga provinsi tersebut,” ujar Toni.
Dari kegiatan sosial ini, KFI Bengkulu berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp1.100.000. Seluruh dana tersebut akan disalurkan tanpa potongan apa pun melalui jaringan resmi KFI untuk membantu kebutuhan mendesak para korban bencana, termasuk logistik, kebutuhan harian, serta dukungan pemulihan awal.
Melalui kegiatan ini, KFI Bengkulu berharap semakin banyak komunitas dan masyarakat yang tergerak untuk turun tangan membantu sesama. Aksi Hunting Amal tersebut juga menjadi penanda bahwa keberadaan KFI di Bengkulu siap memberikan kontribusi bagi kemanusiaan.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan