BOGOR, Berita Merdeka Online – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagai fondasi utama dalam mendukung pembangunan nasional dan menciptakan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri penutupan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Nasional (Diklatsarnas) Komando Pusat Brigade Persis Tahun 2026 yang berlangsung di Satuan Latihan Brimob Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (6/7/2026).
Dalam sambutannya, Kapolri mengajak seluruh anggota Brigade Persis untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Polri dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan, mempererat persatuan, serta mendukung program-program pembangunan nasional.

“Saya selalu mengingatkan pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan. Saya berharap Brigade Persis dapat terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta mendukung berbagai program pemerintah dan terciptanya situasi kamtibmas yang aman,” ujar Kapolri.
Kapolri menyampaikan bahwa kegiatan penutupan Diklatsarnas bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri, Brigade Persis, dan seluruh komponen masyarakat.
Menurutnya, penguatan sinergi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan demi menjaga stabilitas keamanan nasional.
Ia menambahkan, langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 agar Polri terus memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat.
“Ini merupakan komitmen Polri untuk terus membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat sebagaimana arahan Bapak Presiden,” katanya.
Selain menyoroti pentingnya persatuan, Kapolri juga mengajak Brigade Persis meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Menurutnya, Indonesia tengah memasuki fase penting menuju bonus demografi yang harus dimanfaatkan melalui peningkatan kompetensi, karakter, serta kapasitas generasi muda.
Kapolri menilai pengembangan SDM menjadi salah satu kunci utama dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045, yang menargetkan Indonesia menjadi negara maju dengan daya saing global.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan.
Karena itu, Brigade Persis diharapkan berperan aktif meningkatkan literasi digital masyarakat agar mampu menggunakan ruang digital secara bijak, cerdas, dan bertanggung jawab.
Ia menilai kemampuan memilah informasi serta menangkal penyebaran hoaks menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan bangsa di era digital.
Penutupan Diklatsarnas Ditandai Pengucapan Sumpah
Rangkaian kegiatan penutupan Diklatsarnas Komando Pusat Brigade Persis Tahun 2026 diawali dengan prosesi pengucapan janji dan sumpah anggota Brigade Persis oleh seluruh peserta pelatihan.
Selanjutnya, Kapolri secara resmi menutup kegiatan dengan mengetukkan palu sebanyak tiga kali sebagai simbol berakhirnya pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Nasional Brigade Persis Tahun 2026.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para anggota Brigade Persis semakin siap menjalankan perannya sebagai bagian dari elemen masyarakat yang berkontribusi dalam menjaga persatuan, keamanan, serta mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (DM)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan