JAKARTA, Berita Merdeka  Online — Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-8 di Discovery Hotel Ancol pada 20–21 April 2026. Dalam ajang tersebut, IPEMI Jawa Tengah berhasil memborong sejumlah penghargaan atas capaian kinerja organisasinya.

Rakernas ke-8 ini tak hanya menjadi forum konsolidasi, tetapi juga ajang unjuk kekuatan ekonomi perempuan. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari pameran produk unggulan daerah hingga grand final Duta Muslimah Preneur 2026, yang menghadirkan semangat baru dalam penguatan kewirausahaan muslimah di tingkat nasional.

Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa IPEMI diharapkan menjadi mitra strategis dalam memperkuat ekonomi rakyat. Ia menilai organisasi tersebut memiliki potensi besar dalam mendukung sektor UMKM nasional.

“IPEMI memiliki potensi besar dalam memperkuat sektor UMKM nasional, serta perlu hadir mengisi rak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan produk unggulan yang berkualitas dan kompetitif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum IPEMI, Ingrid Kansil, menyebut Rakernas sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas anggota dan memperkuat daya saing organisasi.

“IPEMI harus adaptif dan inovatif, tidak hanya menunggu peluang, tetapi mampu menciptakan dan mengeksekusi peluang usaha,” tegasnya.IPEMI Jateng

Dalam kesempatan tersebut, IPEMI memberikan penghargaan kepada sejumlah pengurus daerah berprestasi. IPEMI Pimpinan Wilayah Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Lies Iswar Aminuddin meraih predikat PW Terbaik I nasional.

Capaian tersebut diperkuat oleh prestasi Pimpinan Daerah Kota Semarang dan Kota Surakarta yang masuk kategori terbaik nasional. Di tingkat cabang, PC Tembalang dan PC Banyumanik juga berhasil masuk jajaran terbaik nasional.

Lies Iswar Aminuddin menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran organisasi. Ia menegaskan komitmen untuk terus memperluas dampak dan memperkuat peran IPEMI dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Capaian ini bukan sekadar prestasi, tetapi bukti bahwa semangat kemandirian ekonomi perempuan terus tumbuh. Ke depan, kami akan memperkuat kapasitas, kolaborasi, dan jejaring usaha agar semakin berdampak luas,” ujarnya.

Raihan penghargaan berlapis dari tingkat wilayah hingga cabang tersebut menegaskan Jawa Tengah sebagai salah satu episentrum penguatan Muslimah Preneur di Indonesia, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(day)