Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara, melalui dinas Pariwisata BU, secara resmi membuka Rafflesia Kemumu Festival 2026, Festival terbesar yang berlangsung di lapangan Palak Siring Kemumu, Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara, pada Rabu (1/7/2026).

Rafflesia Kemumu Festival berlangsung selama tiga hari berakhir 03 Juli 2026, secara langsung dibuka oleh Arie Septia Adinata, SE, M.Ap Bupati Bengkulu Utara. Turut hadir perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, pelaku pariwisata, serta masyarakat.

“Kadis Pariwisata BU Bambang Paramana Budi, M. Pd dalam kesempatan ini dirinya menyampaikan adapun pembukaan Rafflesia Kemumu Festival 2026 di Palak Siring Kemumu, juga sekaligus mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif daerah, tentunya air terjun palak siring Kemumu.”

Pembukaan Rafflesia Kemumu Festival 2026 di Lapangan Palak Siring Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, Bengkulu Utara.

Dalam gelaran Festival yang berlangsung selama tiga hari penyelenggaraan ini, masyarakat BU ataupun wisatawan luar daerah akan disuguhkan dengan beragam atraksi budaya diantaranya Festival Dol Pelajar, Karnaval Rafflesia, Tarian Jawa Kolosal, Tarian Etnik Enggano, pertunjukan Wayang Kulit, pameran Batik Kagan, hingga Kuda Kepang.

Tentunya berbagai agenda dalam Rafflesia Kemumu Festival 2026 tersebut dirancang sedemekian rupa tidak lain untuk memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi lokal yang menjadi bagian dari identitas Kabupaten Bengkulu Utara. Ujarnya.

“Dan juga Rafflesia Kemumu Festival 2026 yang berlangsung meriah ini, juga menjadi bagian dari rangkaian dalam memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 67 Kabupaten Bengkulu Utara, yang puncak acaranya akan diselenggarankan di Alun-Alun Rajo Malim Paduko Kota Arga Makmur Bengkulu Utara.”

Terakhir, masih disampaikan Kadispar BU diharapkan dengan adanyan gelaran ini dapat meningkatkan (dongkrak- red) pertumbuhan sektor pariwisata di Bengkulu Utara, yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, seperti bagi pelaku UMKM, khusus yang bergerak di bidang kuliner, hingga produk-produk ekonomi kreatif masyarakat di BU lainnya. (Adv)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.