Kabupaten Semarang | Beritamerdekaonline – Semangat dan dedikasi tinggi terus ditunjukkan personel Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga dalam menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Tanpa mengenal lelah, para prajurit bekerja sejak pagi hingga sore hari demi memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai target, Selasa (4/8/2026).
Di lapangan, personel Satgas TMMD tampak bahu-membahu bersama masyarakat mengerjakan berbagai sasaran fisik. Mulai dari mengangkat material bangunan, mencampur adukan semen, memasang konstruksi, hingga menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.
Teriknya matahari dan beratnya pekerjaan tidak menyurutkan tekad para prajurit. Justru semangat pantang menyerah yang mereka tunjukkan menjadi motivasi bagi warga untuk turut bergotong royong menyukseskan program TMMD.
Komandan Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., mengatakan semangat personel di lapangan merupakan kunci utama dalam menyelesaikan seluruh sasaran program tepat waktu.
“Semangat, disiplin, dan kerja sama yang ditunjukkan seluruh personel menjadi modal utama untuk menyelesaikan seluruh sasaran TMMD. Kami ingin memastikan setiap hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus dipelihara selama kegiatan berlangsung.
Kebersamaan yang terjalin antara personel Satgas dan warga menjadi cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi tersebut menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil-hasil yang telah dikerjakan bersama.

Melalui semangat pengabdian yang terus dijaga, Satgas TMMD Reguler Ke-129 membuktikan bahwa membangun desa bukan hanya tentang menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai modal penting dalam melanjutkan pembangunan dan menjaga hasil yang telah diwujudkan bersama.
(Ikhsan)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan