Padang Pariaman, Berita Merdeka Online — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bekerja sama dengan Direktorat Periklanan Deputi Bidang Kreativitas Media, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf/Bekraf) RI menggelar pelatihan Adcamp: Skill Up Lap di Hall Inspektorat Padang Pariaman, Rabu (19/8). Langkah strategis ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus mengasah kapasitas pelaku UMKM lokal agar kian adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

​Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara. Dalam sambutannya, Hendra menyampaikan apresiasi atas sinergi pemerintah pusat yang memprioritaskan Padang Pariaman dalam program pemulihan pasca-bencana hidrometeorologi akhir 2025 lalu.

​”Atas nama Pemkab Padang Pariaman, kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Kami berharap pelatihan ini mampu membangkitkan semangat dan membantu pemulihan kondisi psikis masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Hendra.

​Ia mengungkapkan, Sumatra Barat menjadi wilayah pertama dari tiga provinsi terdampak bencana yang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program rekonstruksi berbasis kreativitas, teknologi, dan media. Program ini dinilai sangat selaras dengan visi dan misi Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz.

​Menurut Hendra, penguatan kapasitas UMKM Padang Pariaman saat ini berfokus pada empat pilar utama, Perluasan Digital Marketing, Mengoptimalkan pemasaran produk berbasis platform digital. Jangkauan Pasar, Memperluas akses distribusi produk lokal. Akses Pembiayaan dalam mempermudah permodalan bagi para pelaku usaha.Sertifikasi Halal, Mempercepat legalitas untuk mendongkrak daya saing produk di tingkat nasional maupun internasional.

​”Kami berharap pelatihan ini menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk bangkit kembali dan menggembleng daya saing produknya,” tambahnya.

​Pada kesempatan yang sama, Direktur Periklanan Kemenkraf, Andy Ruswar, menegaskan bahwa pelatihan selama dua hari ini merupakan komitmen nyata pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong perekonomian masyarakat.

​Pelatihan ini diikuti oleh para pelaku dari berbagai subsektor ekonomi kreatif, seperti kuliner, fashion, kriya (kerajinan), desain, hingga arsitektur. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi strategis dengan Indonesian Digital Association (IDA), Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), dan IRPIL.

​”Peserta dipilih dari masyarakat Padang Pariaman yang memiliki tekad kuat untuk maju dan berkreativitas. Gunakan kesempatan dua hari ini sebaik-baiknya untuk mendalami kewirausahaan digital, memahami tren ekonomi kreatif global, serta mempraktikkan langsung cara mempublikasikan produk secara efektif,” jelas Andy.

​Turut hadir dalam pembukaan acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Anton Wira Tanjung; Ketua Badan Pengawas Periklanan P3I Dwi Hatmanto; Sekjen IRPIL Yudha Hari Radithe; Ketua Bidang Agensi IDA Yamra Prajna; Sekretaris Pengurus P3I Sumbar Yulviade

​Melalui kolaborasi ini, para peserta diharapkan dapat memanfaatkan forum diskusi dan praktik langsung secara maksimal sehingga Padang Pariaman dapat menjadi percontohan pemulihan ekonomi berbasis digital bagi daerah lain. (KN)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.