Pemkab Agam menunjukkan kepedulian dan solidaritas yang tinggi terhadap masyarakat yang terdampak bencana galodo dan banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok
Solok, Berita Merdeka Online — Pemerintah Kabupaten Agam menunjukkan kepedulian dan solidaritas yang tinggi terhadap masyarakat yang terdampak bencana galodo dan banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok beberapa waktu lalu.
Bentuk kepedulian nyata tersebut diwujudkan dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM Dt. Tan Batuah, kepada Bupati Solok, Jon Firman Pandu, di Posko Utama Penanganan Bencana Kabupaten Solok, pada hari Kamis (24/9/2026).
Kehadiran Bupati Agam secara langsung di lokasi bencana menjadi bukti kuatnya rasa persaudaraan dan empati antar daerah di Sumatera Barat. Rombongan Pemkab Agam disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Solok di posko utama.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa berbagai kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga peralatan pendukung kebersihan.
Bantuan tersebut terdiri dari family kit sebanyak sembilan paket, rice cooker 15 unit, kompor 15 unit, sekop dan cangkul masing-masing 20 buah, keranjang 24 buah, kasur 20 unit, gerobak 10 unit, wadah air 20 buah, serta sikat lantai sebanyak 20 buah.
Selain itu juga diserahkan ember plastik 15 buah, selimut 50 helai, perlak bayi 15 helai, mukena 15 helai dan popok bayi sebanyak 7 dus untuk memenuhi kebutuhan ibu dan anak di pengungsian.
Tidak hanya bantuan berupa barang, Pemerintah Kabupaten Agam juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar *Rp75 juta.* Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kebutuhan penanganan darurat serta membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.
Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Kabupaten Solok. Menurutnya, bencana yang terjadi tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap psikologis dan kehidupan sosial masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah yang terjadi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan mereka dalam masa pemulihan,” ungkapnya.
Menurut Bupati Benni Warlis, dalam situasi bencana, kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan penting untuk membantu masyarakat melewati masa-masa sulit. Oleh karena itu, Pemkab Agam merasa terpanggil untuk turut mengambil bagian memberikan dukungan.
Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong dan falsafah Minangkabau *”Ringan Samo Dijinjiang, Barek Samo Dipikua”* harus terus dihidupkan, terutama ketika salah satu daerah di Sumatera Barat sedang tertimpa musibah.
Bupati berharap seluruh masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan seperti sediakala. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Semoga Kabupaten Solok beserta seluruh masyarakat yang terdampak dapat segera pulih, bangkit, dan kembali beraktivitas seperti biasa. Kami juga mendoakan agar proses pemulihan berjalan lancar,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian serta kepedulian Pemerintah Kabupaten Agam yang telah datang langsung dan memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.
Menurut Jon Firman Pandu, dukungan tersebut memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Solok, khususnya di tengah proses penanganan dan pemulihan pascabencana yang masih terus berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Agam, khususnya Bupati Agam, yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana,” ujarnya.
Ia mengatakan, kehadiran dan perhatian dari Pemkab Agam tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menambah semangat dan moril bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana.
“Bantuan dan dukungan ini tentu menambah semangat kami untuk terus membantu masyarakat dan mempercepat proses pemulihan akibat bencana yang terjadi,” katanya.

Di akhir pertemuan, Bupati Solok juga mengharapkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat serta berbagai pihak agar penanganan dampak bencana di Kabupaten Solok dapat berjalan dengan baik dan tuntas.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan pulih kembali,” pungkasnya. (KN)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan