Nagan raya, BMon – Berita Merdeka Online – setelah heboh di media sosial, warga gampong mon dua tinggal di rumah tak layak huni. Mendapat perhatian dari pemdes gampong mon dua geucik mon dua. Muhammad Amir mengklarifikasi melalui media ini terkait warga nya yang viral itu. selasa (06/04/2021)
“itu semua tidak benar isu yang beredar di media sosial, dimana kami selaku pejabat gampong dalam hal ini geucik kepala gampong kurang menaruh perhatian, kepada masyarakat dalam wilaya hukum Desa mon dua, terlebih lagi warga miskin yang di bicaracan di medsos itu”. terangnya
Lanjut Gucik, “Amir hamzah” belum merima syafaat dan bantuan rumah layak huni, itu di sebabkan ia (Amir Hamzah) tidak memiliki lahan/tanah untuk membangun bangunan rumah layak huni, apakah mungkin kami (Pemerintahan) harus membangun di atas udara Kelit gucik Mon Dua.
“untuk itu kepada kita semua seharusnya saling membantu dalam mencari solusi dalam membantu saudara Amir Hamzah yang kami sendiri sangat prihatin kepadanya bukan mengisukan sesuatu yang belum pasti kebenarannya, atau dalam bahasa aceh’jak beu trouh ka leun beu deuh,(pergi harus sampai lihat yang jelas)”. jelasnya
Bahkan dianya (Amir Hamzah) acap berpindah pindah tempat tinggal, dimana ia tinggal dari kabupaten seumelue yang sebelumnya tinggal di kebun perusahaan sawit, dan setelah adanya perceraian dengan istrinya barulah pindah dan tercatat sebagai warga kami tahun 2017. Walaupun demekian kami beserta aparatur gampong terus berupaya memberikan yang terbaik kepada warga terlebih kepada yang tidak mampu/miskin, misalnya memberikan kilometer gratis serta program-program sosial lainnya. Jelasya
Kru media beritmerdekaonline.com mencoba menulusuri dan memjumpai pak Amir hamzah di kediamannya, dan mengumpulkan informasi dari warga sekitarnya dalam penjelasannya sausadara (zubir) tetangga sebelah rumahnya, membenarkan bahwa bapak Amir hamzah warga pindahan dan baru beberapa tahun berdomisili di sini bahkan tanah tempat dia tinggal sekarang, kami pinjamkan padanya baru beberapa bulan ini membeli lahan di lokasi yang lain dengan cara mencicilnya. jelas zubir
Disisi lain, saudara Amir Hamzah kemedia ini membenarkan bahwa lokasi lahan tempat dia tinggal adalah milik orang lain dan bangunannya milik ia (Amir Hamza) yang diganti rugi olehnya sebasar Rp 300.000,- dan Amir Hamza membenarkan kalau meteran kwh lampu bantuan dari pemerintah atas bantuan kepala desa, agar kedepan saya terdaftar sebagai penerima syafaat mohon Amir hamzah mengakhiri. (Adhar)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan