Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Niat hati ingin mengais rejeki (bekerja- red) di luar Kabupaten Provinsi Bengkulu. Linda Biduan cantik warga Desa Taba Padang R Kacamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara (BU), ditujah di posisi perut bagian kanan oleh Orang Tidak Dikenal (OTD) saat dirinya menghibur/berkerja dalam acara hajatan atau pesta organ tunggal di Desa Tiambang Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Bengkulu.
Kejadian penujahan Linda terjadi pada Kamis 10 Juli 2025 sekira pukul 23.00 Wib menjelang larut malam, dimana Linda sampai-sampai harus kehilangan satu ginjal. Ujar Atul warga Desa Taba Padang R Hulu Palik Bengkulu Utara keluarga korban, mengutip dari apa yang disampaikan Linda yang saat ini masih dalam keadaan tidak sadarkan diri atau masih linglung terbaring diranjang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) BU.

“Terpisah dr. Jessie Ariani direktur RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara, dikonfirmasi media membenarkan ada pasien yang mendapat penanganan dan perawatan akibat luka tusuk yang dialami, dan saat ini pasien bernama Linda warga dari Desa Taba Padang R Hulu Palik Bengkulu Utara masih dalam posisi terbaring di ruang Mawar RSUD setelah mendapatkan penanganan dari dokter.” Ujarnya. pada Kamis (10/7/2025).
Lanjut Atul, sebelum linda mendapatkan luka tusukan yang cukup serius dari Orang Tidak Dikenal, awalnya seperti biasa hiburan hajatan atau organ tunggal tersebut berjalan dengan tertib berjoget diatas panggung. Namun sekira pukul 23.00 Wib, ntah itu tamu undangan atau sebaliknya yang berjoget diatas panggung tiba-tiba ribut.
“Dimana Linda saat itu masih berada diatas panggung menungguh giliran menghibur atau bernyanyi berikutnya, dan pada saat itu tamu undangan dihibur oleh biduan lainya, tidak tahu apa akar permasalanya apa mungkin gara-gara saling sengol atau lainnya. Melihat keributan itu sontak saja Linda yang berada diatas panggung panik dan takut mencoba turun menjauh dari atas panggung.”
“Saat itulah, saat turun dari panggung, secara tiba-tiba Linda mendapat luka tusukan (tujah) dari OTD. Kami dari pihak keluarga tidak mengetahui sebelumnya kami pikir hanya pingsan saja setelah mendapat telphone dari pihak Puskesmas Lubuk Durian Bengkulu Utara, dan juga kami tidak mengetahu siapa yang mengantar Linda sampai ke Puskesmas Lubuk Durian Bengkulu Utara.”
“Yang jelasnya kami pihak keluarga terkejut mengetahui bahwasanya Linda keluarga kami mendapatkanya dalam keadaan ditujah tersebut. Disini juga kami sangat menyayangkan dari pihak Puskesmas Lubuk Durian dimana saat dalam keadaan serius dari luka tersebut, tidak mendapatkan pelayanan baik dan juga tak ada ambulan yang mengantar, untungya ada kendaraan roda empat pihak keluarga yang kami gunakan untuk membawa ke RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara.” Jelasnya.
“Untuk saat ini pihak keluarga sudah dilokasi atau berada di Desa Tiambang Bengkulu Tengah, mempertanyakan hal tersebut. Dan dengan ini kami berharap betul kepada aparat atau pihak kepolisian setempat untuk mengungkap kejadian ini, dan sesegera pelaku yang melakukan penusukan terhadap Linda keluarga kami dilokasi acara hajatan yang dikemas dengan hiburan organ tunggal tersebut sesegera mungkin dapat diungkap dan ditangkap untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatanya tersebut. Tutup Atul keluarga dari pihak Korban. (Yapp)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan