Foto: Ketika Dansat Siber TNI, J.O Sembiring saat mengantarkan kepergian terakhir Letjen purnawirawan Amir Sembiring, di Taman Makam Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, 28 Januari 2026

Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Komandan Satuan Siber TNI, Brigjen J.O Sembiring mengungkapkan rasa kehilangan atas wafatnya mantan Komandan Kodiklat TNI, Letjen (Purn) Amir Sembiring.

Amir Sembiring wafat pada usia 78 tahun usai purnatugas sebagai perwira tinggi TNI.

““Beliau adalah senior kami di TNI yang telah dipanggil Tuhan. Sosok yang keras, namun selalu mengajarkan kami untuk terus berkarya yang terbaik dan mencintai bangsa ini,” ujar Juinta Omboh Sembiring di lokasi pemakaman Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, 28 Januari 2026.

Ia juga menambahkan, almarhum aktif berkontribusi bagi masyarakat Karo dan meninggalkan teladan semangat pengabdian yang kuat.

“Kami yakin masyarakat Karo sangat kehilangan. Dedikasi dan semangat beliau akan selalu dikenang,” kata Akmil 95 ini.

Diketahui Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring dikenal sebagai perwira tinggi TNI yang memiliki perjalanan karier panjang dan pengabdian besar dalam dunia militer serta kehidupan bermasyarakat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, institusi TNI, dan masyarakat luas.

Nama Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring sempat disorot publik usai menjadi Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklat TNI AD), lembaga strategis yang memiliki peran penting terhadap pembentukan doktrin dan kualitas profesionalisme prajurit lintas matra.

Selama menjalankan tugasnya di Kodiklat TNI AD, dirinya dipandang berperan aktif dalam mendorong modernisasi sistem pendidikan dan latihan militer. Dirinya menekankan terkait pentingnya intgrasi doktrin, peningkatan interoperabilitas antar-matra, dan adaptasi terhadap dinamika ancaman non-konvensional yang terus dikembangkan.

Foto: Ketika perwakilan Akmil 70, Jenderal Luhut Binsar Panjaitan memberikan penghormatan terakhir kepada Alm. Letjen Purn Amir Sembiring

Kodiklat TNI AD di bawah kepemimpinannya diarahkan untuk mengasilkan prajurit yang tak hanya tangguh secara fisik, tapi juga adaptif, profesional, dan berwawasan kebangsaan.

Amir Sembiring sempat meniti karir dari berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI sebelum akhirnya mencapai pangkat Letjen. Pengalaman di lapangan, penugasan staf, sampai posisi komando membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal tegas tetapi komunikatif.

Rekan sejawatnya pun sering kali menilai Amir sebagai figur perwira yang menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, hingga etika keprajuritan.

Sebagai seorang mantan Komandan Kodiklat TNI AD, Amir Sembiring juga dikenal mempunyai perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda TNI. Ia sering menekankan bahwa pendidikan militer harus berjalan seiring penguatan nilai-nilai Pancasila, netralitas TNI, dan komitmen terhadap NKRI.

Tampak juga kehadiran purnawirawan Jenderal senior, Luhut Binsar Panjaitan saat memberikan hormat terakhirnya di depan makam rekan sejawatnya, Letjen (Purn) Amir Sembiring.(@ms)