Padang Panjang (Sumbar), Berita Merdeka Online — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Padang Panjang menggelar Konferensi PWI Kota Padang Panjang Tahun 2025 pada Rabu (31/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang tersebut dilaksanakan dalam rangka memilih Ketua PWI Kota Padang Panjang periode 2026–2029.

Konferensi yang mengusung tema “Membangun Sinergi, Mengedepankan Pers Berintegritas” ini dihadiri sejumlah tokoh penting daerah. Di antaranya Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, BSBA., Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han., Kepala Kejaksaan Negeri Padang Panjang Adhi Setyo Prabowo, S.H., M.H., serta Wakil Ketua DPRD Kota Padang Panjang Mardiansyah.

Turut hadir Ketua PWI Sumatera Barat Widya Navies, Ketua PWI Kota Padang Panjang periode 2023–2025 Isril Naldi, unsur organisasi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta undangan lainnya.

Konferensi secara resmi dibuka oleh Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi PWI di penghujung tahun 2025, meskipun Padang Panjang merupakan salah satu daerah yang terdampak bencana di Sumatera Barat.

“Alhamdulillah, di akhir tahun ini kita masih dapat melaksanakan Konferensi PWI. Walaupun daerah kita terdampak bencana, Padang Panjang terus berbenah dan mulai bangkit kembali. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat,” ujar Hendri Arnis.

Ia menegaskan bahwa hubungan antara Pemerintah Kota Padang Panjang dan PWI selama ini terjalin dengan baik dan bersinergi. Menurutnya, PWI memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demokrasi dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

“Pers bukan sekadar menyampaikan berita, tetapi menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah Kota Padang Panjang tidak alergi terhadap wartawan. Justru kami menganggap wartawan sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah,” katanya.

Hendri Arnis juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Ia menegaskan bahwa wartawan dituntut tidak hanya kritis dalam menyampaikan informasi, tetapi juga menjunjung tinggi etika jurnalistik.

“Wartawan hari ini tidak hanya dituntut cepat dan kritis, tetapi juga harus beretika dan bertanggung jawab. Melalui UKW, kualitas dan profesionalisme wartawan dapat terus ditingkatkan sehingga pemberitaan semakin dipercaya publik,” ujarnya.

Hendri Arnis berharap Konferensi PWI Kota Padang Panjang Tahun 2025 ini dapat menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran pers dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga iklim demokrasi yang sehat di Kota Padang Panjang.

(Charles Nasution — Berita Merdeka Online)