Kabupaten Semarang — Beritamerdekaonline — Ada pemandangan berbeda dalam tahap akhir pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Bukan hanya memastikan bangunan rumah selesai direhabilitasi, personel Satgas TMMD juga memberikan sentuhan keindahan dengan menata halaman rumah milik Fajar Arifin (29), warga RT 17/RW 06, Desa Cukil, Minggu (9/8/2026).
Sejumlah tanaman bunga ditata di halaman rumah yang sebelumnya telah selesai diperbaiki melalui program RTLH TMMD Reguler Tahun Anggaran 2026. Taman sederhana tersebut menjadi sentuhan akhir yang membuat rumah tampak lebih asri, bersih, dan nyaman dipandang.
Kehadiran taman bunga itu bahkan menjadi kejutan tersendiri bagi keluarga Fajar Arifin, terutama Titi Lestari (49).
Bagi keluarga tersebut, perubahan rumah bukan sekadar persoalan fisik. Hunian yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak, nyaman, sekaligus memiliki halaman yang lebih indah.
Koordinator RTLH Satgas TMMD Reguler ke-129, Kapten Arm Utomo, mengatakan penataan taman merupakan bagian dari penyempurnaan pekerjaan rehabilitasi rumah warga.
“Penataan taman ini menjadi bagian dari penyempurnaan pekerjaan. Kami ingin rumah yang sudah direhabilitasi tidak hanya layak ditempati, tetapi lingkungannya juga lebih asri dan nyaman,” ujarnya.
Sentuhan sederhana berupa tanaman bunga tersebut mendapat sambutan hangat dari keluarga penerima manfaat. Titi Lestari menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memberikan apresiasi kepada para prajurit TNI dan masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses rehabilitasi rumah.
Ia mengaku bahagia melihat rumah keluarganya kini berubah menjadi hunian yang jauh lebih baik.
Proses rehabilitasi RTLH itu juga menjadi gambaran nyata bagaimana program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi turut membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat.
Para prajurit yang terlibat tidak sekadar bekerja menyelesaikan target pembangunan. Mereka juga berusaha menghadirkan rasa nyaman dan kebahagiaan bagi warga penerima manfaat.
Bagi masyarakat Desa Cukil, kehadiran Satgas TMMD selama pelaksanaan program menjadi momentum memperkuat kembali semangat gotong royong. TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat bekerja bersama untuk menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan secara langsung.
Tanaman bunga yang menghiasi halaman rumah Fajar Arifin pun memiliki makna tersendiri. Bunga-bunga tersebut menjadi simbol perhatian dan kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus penanda bahwa rangkaian pekerjaan rehabilitasi RTLH di rumah tersebut telah memasuki tahap akhir.
Melalui TMMD Reguler ke-129, Kodim 0714/Salatiga terus mendorong terwujudnya lingkungan masyarakat yang lebih layak dan sejahtera. Pembangunan rumah, penataan lingkungan, serta semangat gotong royong menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bagi keluarga Fajar Arifin, perubahan itu kini dapat mereka rasakan setiap hari. Rumah yang dahulu membutuhkan perhatian lebih kini telah menjadi hunian yang nyaman, dengan halaman yang dihiasi bunga sebagai sentuhan sederhana namun penuh makna.
( Ikhsan )
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan