Lhoksukon, Beritamerdekaonline.com – dampak Hujan dan Banjir di kecamatan Matangkuli kabupaten Aceh Utara aktifitas pedang lumpuh. Hujan dikabarkan dari malam hingga kini belum juga reda.

Sejumlah pedang yang melakukan jual beli dipasar matangkuli tutup dan mengosongkan barang dagangannya untuk diamankan, ditakut air makin tambah naik. Diketahui air yang mengenangi badan jalan pasar matangkuli berkisar ketinggian 70cm atau selutut orang dewasa.

Salah satu pedagang mengatakan Kondisi seperti ini hampir setiap tahun dirasakan, akan tetapi kondisi hari ini lebih parah dari tahun yang lalu

“Parah that Thon nyoe, ujen hana pirang, ie makin treb itamoeng lam keude kamoe, hana tatoeh pegah lee, talake bak Allah musibah nyoe cepat berlalu dan kamoe jet mita razeki kembali (Parah tahun ini, hujan tidak reda, air atau banjir naik terus, gak tahu harus berbuat apa, kita minta sama Allah musibah ini cepat berlalu dan kami bisa mencari rezeki kembali.red) ” ucap pedagang yang engan disebut namanya

Pedangan berharap kepada pihak pemerintah untuk mencari solusi penangan banjir yang hampir setiap tahun selalu mengenangi pasar matangkuli dan juga mengharapkan bendungan kreungkerto dapat segera berfungsi. (Zulkifli)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.