Kabupaten Semarang, Berita Zmerdrka Online – Keringat dan semangat gotong royong kembali berpadu dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Paidi, warga RT 21/RW 08, Dukuh Banjari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Memasuki tahapan penyelesaian, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama warga terus menyempurnakan bagian teras rumah tersebut. Pada Sabtu (8/8/2026), pekerjaan difokuskan pada proses plester dan pengacian lantai teras agar menghasilkan permukaan yang rata, kuat, dan rapi.

Sebelumnya, lantai teras telah melalui proses pengurukan dan penataan dasar. Kini, adukan semen diratakan secara perlahan sebelum permukaannya kembali diaci hingga halus.

Pekerjaan tersebut dilakukan dengan penuh ketelitian. Setiap bagian lantai diperiksa agar hasil akhirnya tidak hanya kokoh, tetapi juga nyaman digunakan oleh keluarga Paidi.

Bagi Satgas TMMD, pekerjaan plester dan acian mungkin terlihat sederhana. Namun, setiap tahapan memiliki arti penting dalam memastikan rumah yang direhabilitasi benar-benar menjadi hunian yang lebih layak bagi penerima manfaat.

Di lokasi, suasana gotong royong begitu terasa. Personel TNI dan warga bekerja bersama, berbagi tenaga dan saling membantu menyelesaikan pekerjaan.
Keringat yang mengalir di tengah pekerjaan menjadi gambaran nyata bagaimana pembangunan rumah tersebut tidak hanya dilakukan dengan material bangunan, tetapi juga dengan semangat kebersamaan.

Sebab, rumah layak huni bukan sekadar bangunan berdinding dan beratap. Di dalamnya terdapat keluarga, tempat beristirahat, berkumpul, serta menumbuhkan harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

Kini, sedikit demi sedikit rumah Paidi mulai menunjukkan perubahan. Bagian teras yang sebelumnya membutuhkan pembenahan perlahan tampil lebih rapi dan kokoh.

Setiap sapuan semen menjadi langkah kecil menuju sebuah hunian yang lebih nyaman. Dan di balik proses sederhana itu, tersimpan makna besar tentang pengabdian TNI, kepedulian terhadap masyarakat, serta kekuatan gotong royong dalam menghadirkan perubahan nyata di tengah kehidupan warga.

 

Program TMMD Reguler ke-129 pun kembali membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga tentang menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.
(Ikhsan).


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.