Tolitoli, Beritamerdekaonline.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tolitoli siap menggelar debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli menjelang Pilkada 2024. Debat ini akan diadakan tiga kali di dua lokasi berbeda di Kabupaten Tolitoli, dengan jadwal dimulai pada Kamis malam, 17 Oktober 2024, di Gedung Maramba. Sesi kedua akan berlangsung pada 24 Oktober 2024 di Gedung Labong Boki, dan debat terakhir kembali di Gedung Maramba.
Ketua KPU Tolitoli, Junaidi, menjelaskan bahwa setiap sesi debat akan berlangsung selama 120 menit dan akan disiarkan langsung melalui RRI Tolitoli, memberikan akses lebih luas kepada masyarakat untuk mengikuti proses demokrasi ini. “Setiap debat akan dibagi dalam beberapa sesi untuk memastikan diskusi yang mendalam,” katanya.
Komisioner KPU Tolitoli, Warman, menambahkan bahwa debat publik ini melibatkan tim perumus dan penyusun materi debat yang terdiri dari lima akademisi ternama, seperti Prof. Sofyan Sjaf (IPB), M. Marzuki (Untad), Prof. Yunus (Untad), Sofyan Farid Lembah, dan Prof. Yonvitner (IPB). Selain itu, debat juga akan dipandu oleh panelis ahli, termasuk Prof. DR. Yunus Kasim, Drs. Marzuki, M.Si., Sofyan F. Lembah, SH, MH, Ir. Rachmat Zainuddin, MP, dan DR. Irwan Said, M.Si.
Untuk menjaga ketertiban dan fokus pada substansi, KPU Tolitoli membatasi jumlah pendukung yang bisa hadir langsung di arena debat. Setiap tim pasangan calon (paslon) hanya diperbolehkan membawa 50 orang, termasuk LO, tim administrasi, operator, partai pengusul, dan tim media.
Empat paslon Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli akan berhadapan dalam debat ini, menampilkan strategi dan visi mereka untuk Tolitoli di masa depan. Debat ini diharapkan menjadi momen krusial dalam menentukan arah politik dan pembangunan daerah menjelang Pilkada 2024. (Alm)


Tinggalkan Balasan