Kepahiang, Berita Merdeka Online — Pemerintah Desa Tapak Gedung, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting melalui program berbasis masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita dan ibu di desa tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Tapak Gedung pada Jumat (07/11) dan dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Desa Tapak Gedung, Yeni Indriana, Amd.Keb.
Upaya pencegahan stunting tersebut melibatkan kader Posyandu, TP-PKK, serta dukungan penuh dari instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan pihak Kecamatan Tebat Karai. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk nyata sinergi dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan.
Menurut Yeni Indriana, pemberian makanan tambahan merupakan salah satu langkah penting memastikan tumbuh kembang anak tetap optimal di usia emas mereka. “Kami berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Upaya ini perlu kerjasama semua pihak, terutama keluarga. Nutrisi yang baik harus dimulai dari rumah,” ungkapnya.

Program menuju zero stunting di Desa Tapak Gedung tidak hanya fokus pada pemberian makanan tambahan, namun juga edukasi mengenai pola asuh dan pola konsumsi yang sehat. Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan penyuluhan singkat tentang pentingnya asupan gizi seimbang serta pemantauan kesehatan anak secara rutin melalui Posyandu.
Tokoh masyarakat Desa Tapak Gedung, Robi Indarta, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya terhadap kesungguhan kader Posyandu dan TP-PKK. Ia menilai konsistensi mereka merupakan kunci dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai bahaya stunting. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar informasi kesehatan dapat menjangkau seluruh keluarga,” ujarnya.
Pembagian makanan tambahan yang diserahkan melalui kader Posyandu tersebut berupa paket makanan sehat yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan gizi balita. Hal ini diharapkan mampu membantu meningkatkan status gizi anak, terutama mereka yang masuk dalam pemantauan tumbuh kembang intensif.
Selain fokus pada balita, pemerintah desa juga mengajak para orang tua agar aktif memanfaatkan layanan kesehatan seperti imunisasi, timbang berat badan, dan konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan. Dengan kolaborasi berkelanjutan, Desa Tapak Gedung optimistis dapat menurunkan kasus stunting secara signifikan dan mencapai target zero stunting dalam beberapa tahun mendatang.
Program ini juga sejalan dengan komitmen nasional yang menargetkan penurunan stunting hingga 14 persen pada 2024. Pemerintah desa berharap dukungan penuh masyarakat akan mempercepat keberhasilan program kesehatan berbasis pemberdayaan ini.
Sebagai bentuk tanggung jawab jurnalisme, Berita Merdeka Online akan terus mengikuti perkembangan dan keberlanjutan program kesehatan di berbagai daerah untuk memastikan informasi tersampaikan secara luas dan tepat sasaran. (Adv)
Penulis: Sampur Buana




Tinggalkan Balasan