UNGARAN, Berita Merdeka Online – Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Nasib naas menimpa M. Soni (40), warga Karanggede, Boyolali, yang harus menerima kenyataan pahit usahanya, sebuah toko ban semi permanen di Jalan Diponegoro, Ungaran, Kabupaten Semarang terbakar habis hanya beberapa jam setelah ia meninggalkan lokasi pada Sabtu (11/1) sore.
Kejadian tragis ini berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB, ketika toko ban milik M. Soni yang berlokasi strategis di samping toko roti Swiss mendadak terbakar hebat. Api juga menjalar ke bangunan warung makan di sisi kanan dan kirinya, meski untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Menurut keterangan Ipda Loeky Kristanto, SH, Kaurmintu Sat Lantas Polres Semarang, pihaknya menemukan kejadian tersebut saat dalam perjalanan patroli di wilayah Bandungan.
“Saat kami kembali dari patroli, terlihat kepulan asap tebal dan api melahap toko ban. Beruntung, pemilik toko dan warung makan tidak berada di lokasi saat kejadian,” jelas Ipda Loeky.

Berdasarkan informasi saksi di sekitar lokasi, diduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di bagian belakang toko ban. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Kasih (59), pemilik toko kelontong yang berada di sebelah toko ban.
“Awalnya saya mengira suara letusan berasal dari ban kendaraan yang meletus. Tapi setelah anak saya keluar rumah, ternyata asap tebal muncul dari toko ban,” ungkapnya.
Sholikin (33), juru parkir toko roti Swiss yang berada di dekat lokasi, juga memberikan keterangan serupa. Ia awalnya menduga suara letusan berasal dari warung makan ibunya. Namun setelah diperiksa, sumber api ternyata berasal dari bagian belakang toko ban.
Kondisi semakin genting karena lokasi kejadian berada di jalur utama Semarang-Solo, yang merupakan salah satu ruas tersibuk.
Personel Lalu Lintas Polres Semarang segera mengatur rekayasa lalu lintas untuk memastikan kendaraan tetap dapat melintas tanpa hambatan berarti selama proses pemadaman berlangsung.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Upaya keras tim pemadam akhirnya membuahkan hasil, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.10 WIB.
Menurut informasi yang dihimpun, pemilik toko, M. Soni, diketahui rutin pulang ke Boyolali setiap Sabtu dan baru meninggalkan tokonya dua jam sebelum kebakaran terjadi.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya langkah-langkah pencegahan, seperti pemeriksaan rutin instalasi listrik, terutama bagi bangunan semi permanen yang rentan terhadap risiko kebakaran. (lim)




Tinggalkan Balasan