DEMAK, Berita Merdeka Online – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-522 Kabupaten Demak, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan ziarah ke makam Sultan Fatah di kompleks Masjid Agung Demak serta makam Sunan Kalijaga di Kelurahan Kadilangu.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (26/3) sore ini merupakan bagian dari tradisi untuk mengenang jasa para pendiri Demak serta mendoakan keberkahan bagi daerah.
Bupati Demak menyampaikan bahwa ziarah ini tidak hanya sekadar doa bagi para leluhur, tetapi juga bentuk penghormatan atas perjuangan mereka dalam membangun Demak.
“Sebagai pemimpin saat ini, sudah sepatutnya kita mengenang jasa para pendahulu. Kita meneladani perjuangan mereka serta memohon petunjuk kepada Allah agar dapat meneruskan cita-cita luhur yang telah mereka wariskan,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memohon perlindungan dan kelancaran menjelang arus mudik dan perayaan Idulfitri 2025.
Pemerintah Kabupaten Demak bersama TNI-Polri terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban selama masa Lebaran.
Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, menambahkan bahwa ziarah ini mencerminkan sinergitas antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga tradisi serta memperkuat nilai-nilai budaya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin kekompakan dalam membangun Kabupaten Demak yang aman, tertib, dan sejahtera,” katanya.
Kapolres juga menekankan pentingnya keamanan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dengan kondisi yang kondusif, berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan terarah.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan takbir keliling malam Idulfitri 1446 H.
“Bupati telah mengeluarkan surat edaran mengenai aturan takbir keliling, termasuk larangan penggunaan sound horeg, konsumsi minuman keras, serta imbauan agar takbiran dilaksanakan di lingkungan masing-masing untuk mencegah potensi konflik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh warga menyambut malam takbir dengan penuh kekhidmatan melalui doa dan dzikir di masjid maupun mushola.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak menyalakan petasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten Demak. Hindari tindakan yang dapat mengganggu kondusivitas, terutama menjelang perayaan Idulfitri,” pungkasnya. (lim)




Tinggalkan Balasan