Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Kabar baik menghampiri para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Bengkulu. Program Rapat Koordinasi yang digagas oleh HIPMI Culinary Bengkulu bersama Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) BPD HIPMI Bengkulu pada Minggu (23/11) resmi melahirkan peta jalan strategis untuk enam bulan ke depan yang berfokus penuh pada penguatan kapasitas bisnis mereka.

‎Gebrakan Enam Bulan HIPMI Culinary! UMKM Kuliner Bengkulu Siap ‘Naik Kelas’ Lewat Kelas Branding Hingga Festival di Jantung Kota.


‎Pertemuan yang berlangsung di HIPMI Center, Pagar Dewa, Kota Bengkulu, ini disambut antusias sebagai sinyal kuat dukungan terhadap ekosistem kuliner lokal. Ketua OKK BPD HIPMI Bengkulu, Singgih Tri Wibowo, menekankan bahwa inisiatif ini adalah pijakan penting untuk merealisasikan arahan Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, dalam mendorong pertumbuhan UMKM.

‎“Hasil rapat ini sangat menjanjikan! Kami, bersama HIPMI Culinary, telah menyepakati sejumlah program kerja yang berorientasi pada ‘empowering’ atau penguatan nilai-nilai bisnis,” ujar Singgih.

‎Dalam enam bulan ke depan, fokus utama program akan tertuju pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan manajemen bisnis. Ini bukan sekadar janji, melainkan rangkaian pelatihan terstruktur yang diimpikan banyak owner kuliner.

‎“Kami akan menggelar Kelas Branding untuk memperkuat identitas produk, Kelas Peningkatan SDM Karyawan agar operasional berjalan optimal, hingga Kelas CEO bagi para pemilik usaha. Semua kelas ini dirancang sesuai kebutuhan riil pelaku usaha kuliner di Bengkulu,” jelasnya.

‎Festival Kuliner dan Perluasan Pasar
‎Selain pelatihan, HIPMI juga menjanjikan ajang untuk memperluas pasar. Sebuah bazar atau festival kuliner akbar direncanakan akan diselenggarakan di salah satu titik pusat Kota Bengkulu, kemungkinan besar diadakan pada malam hari untuk menarik lebih banyak pengunjung.

‎“Bayangkan spot kuliner terbaik Bengkulu berkumpul di jantung kota. Detail teknisnya akan segera kami sampaikan, tapi ini akan menjadi panggung besar bagi kuliner lokal,” kata Singgih bersemangat.

‎Lebih lanjut, HIPMI Culinary juga akan mendukung program HIPMI 1 Meter dengan menambahkan beberapa titik kuliner permanen di HIPMI Center. Langkah ini bertujuan untuk membuat lokasi tersebut semakin hidup dan ramai, menciptakan mikro-ekosistem kuliner baru.

‎Sebagai program perdana, para anggota akan segera melaksanakan visitas dan edutrip ke produksi kerupuk tuiri milik Ketua HCI Bengkulu pada akhir November. Singgih menutup dengan antusias, “Bulan berikutnya ada family gathering dan program pelatihan lanjutan. Semangat selalu teman-teman semuanya! HCI keren.”

‎Program-program ambisius ini diharapkan mampu mengubah UMKM kuliner Bengkulu dari sekadar bisnis biasa menjadi kekuatan ekonomi yang terorganisir dan berdaya saing tinggi.