Padang Lawas, Beritamerdekaonline.com – Anehnya suara gonggongan anjing, membuat perhatian warga Desa Pagaran Bira Kecamatan Sosopan, setelah dilihat warga ternyata Harimau Sumatera telah berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) pinggiran Desa Pagaran Bira, kemaren Jum’at, 26 November 2021 sekira pukul 17.00 wib.

Hal demikian di jelaskan Kepala Desa Pagaran Bira Darma Nasution kepada Media ini Sabtu (27/11), dikatakannya, issu yang beredar di wilayah Kecamatan Sosopan dan Kecamatan Ulu Barumun saat ini bahwa Harimau Sumatera telah masuk di pinggiran Desa, baik Desa Pagaran Bira, Desa Siraisan hal itu memang benar, selain melihat jejak kakinya kini warga saya sudah melihat langsung.

Seperti kemaren, warga saya di Pagaran Bira ini, telah melihat langsung tubuh Harimau tersebut saat berada di TPU paling jauh 100 meter dari rumah warga, menurut pandangan mereka kondisi Harimaunya sangat kurus dan warnanya agak gelap mungkin harimaunya kurang sehat, jelas warga yang melihat. kata Darma.

Dilain sisi, Untuk memastikan keberadaan Harimau Sumatera yang sempat dilihat warga Desa Siraisan secara langsung, team BKSDA teliti dan pelajari jejak kaki Harimau tersebut ke lokasi perkebunan masyarakat di dampingi pihak Bhabinkamtibmas Ulu Barumun dan Bhabinsa Koramil 08/Barumun, Minggu, 07 November 2021.

Disamping mempelajari dan meneliti jejak kaki Harimau tersebut pihak BKSDA juga melakukan
pemasangan 8 camera Trap atau camera penjebak di empat titik untuk dua minggu ini, dan untuk mengetahui hasilnya nanti setelah pihak BKSDA mengambil camera dan melihat hasil rekamannya

Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI, Balai Besar KSDA Sumatera Utara Darmawan S. Hut, M.Sc saat dilokasi menjelaskan tujuan pemasangan camera tersebut, yang mana berguna untuk mengetahui apakah kondisi Harimau tersebut keadaan sehat atau normal, bila dia sehat berarti kedatangannya mendekati perkampungan hanya sekedar mencari makan, karena makanannya seperti babi hutan lebih banyak berkeliaran didekat perkampungan dan kebun masyarakat, dan harimau yang normal tersebut pasti kembali ke habitatnya. jelas Pak Darmawan saat itu. (Bonardon)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.