Tolitoli, Beritamerdekaonline.com – Suasana pagi di Kelurahan Tambun, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Kamis (2/9/2025), terasa berbeda. Sejak pukul 06.30 WITA, puluhan warga bersama Lurah Tambun, Sudarjono AL. Day, dan Sekretaris Lurah, sudah berkumpul di sepanjang Jalan Poros Trans Sulawesi. Mereka bahu membahu membersihkan rumput liar, ranting pohon, serta sampah yang menutupi bahu jalan dan drainase.

Kegiatan kerja bakti ini merupakan agenda rutin masyarakat Tambun yang digelar setiap minggu. Selain menciptakan lingkungan bersih, asri, dan sehat, gotong royong juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus bentuk dukungan terhadap visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli di bidang kebersihan dan lingkungan.

“Kerja bakti ini sudah menjadi agenda rutin. Kami bersama masyarakat turun langsung membersihkan jalan dan drainase. Ini adalah bentuk nyata kerja sama antara pemerintah kelurahan dengan warga,” ujar Lurah Tambun, Sudarjono AL. Day.

Kegiatan gotong royong diikuti warga dari berbagai lapisan, mulai dari pemuda, ibu rumah tangga, hingga tokoh masyarakat. Mereka tampak antusias memotong rumput liar yang menutupi bahu jalan dan mengangkut sampah dari drainase.

Kebersamaan ini menunjukkan tingginya kesadaran warga Tambun terhadap pentingnya menjaga lingkungan. “Kami senang bisa ikut berpartisipasi. Lingkungan yang bersih membuat kami lebih nyaman dan sehat,” tutur salah seorang warga.

Gotong royong bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan. Lebih dari itu, kegiatan ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas antarwarga. Dengan adanya kerja bakti rutin, hubungan sosial semakin erat dan tercipta lingkungan yang lebih aman, nyaman, serta sehat.

Menurut Sudarjono, semangat gotong royong juga sejalan dengan nilai budaya masyarakat Indonesia yang sejak dahulu mengedepankan kebersamaan. “Inilah salah satu modal sosial yang harus dijaga. Kalau lingkungan bersih, masyarakat pun akan hidup lebih sehat,” tambahnya.

Manfaat langsung yang dirasakan warga adalah lingkungan bebas banjir karena drainase bersih, jalanan lebih rapi, serta suasana kelurahan menjadi lebih indah. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi media interaksi sosial antarwarga sehingga memperkuat ikatan persaudaraan.

Salah satu warga berharap kegiatan gotong royong ini terus dilestarikan. “Selain membuat lingkungan bersih, kegiatan seperti ini juga membuat kami lebih dekat satu sama lain. Semoga tidak berhenti dan bisa jadi contoh bagi kelurahan lain,” pungkasnya.

Kegiatan gotong royong masyarakat Tambun juga mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Langkah sederhana ini diyakini mampu memberikan dampak besar, terutama dalam mewujudkan Tolitoli yang bersih, indah, dan berkelanjutan. (Alm)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.